Imazahra's posts with tag: multiply

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag multiply
Link: http://dardiri.multiply.com/journal/item/366

Halo halo semua :-)

Jadi ceritanya Senin malam kemarin, sehabis  aku, Uwie dan Eka nonton balet dari Rotterdam Dance School yang para penarinya didatangkan khusus dari Belanda dan mentas di Taman Budaya nan megah itu, aku kepikiran pingin ngobrol-ngobrol sama Ayi, Iphey dan Amat. Pasalnya teman-teman pas OUTBOND kemarin merasa belum pada puas kopdarnya, soale disibukkan oleh ini itu sepanjang OUTBOND yang penuh keringat,  hehehe

Singkat cerita kita ramai-ramai nyusu STMJ dan ngopi-ngopi bareng di Blandongan yang kata si Ayi emmmMBlandongan itu, kikikiki...

Berlima kita ngobrol ngalor ngidul dari A sampai Z lalu balik ke A lagi, hihihi...

Intinya kita semua curhat soal belum puasnya MP-ers Jogja ber-outbond ria.

Apalagi ada yang sungguh gelo tidak bisa menikmati acara karena kecapekan dan meriang bantu-bantu koordinator outbond baksos wira-wiri siang malam, huhuhu... *lirik-lirik Nona Sovie* dan kurang sempurnanya susunan acara yang dibuat waktu OUTBOND kemarin Minggu! Yah, apa mau dikata, namanya juga cuma 4 hari boooooo persiapannya!!!

Sampai  akhirnya aku teringat pada permainan tradisional yang mulai dilupakan oleh semua kalangan. Kucetuskanlah ide ini pada teman-teman yang manis dan baik hati itu

Lalu..., secara 'paksa' dan demokratis *eh, memaksa itu demokratis tidak ya???* aku keukeh menunjuk alias memohon alias 'merayu' Ayi (ID: dardiri) sebagai koordinator acara yang dijamin bakalan heboh bin seru ini!

Kita punya rencana menyelenggarakan: Bermain Permainan Tradisional bersama MPers Jogja dan Sekitarnya.

Tapi..., ada tapinya loh! *hihihi, kesukaan si Ima, selalu apa-apa ada tapinya*

Ini bukan permainan biasa, kita akan memainkan aneka permainan tradisional yang hampir punah dari muka bumi Indonesia akibat perkembangan teknologi yang menggila dan hantaman budaya pop Barat yang dahsyat!

Permainan yang hampir punah ini kalau dilist sungguh amat panjang, diantaranya:
  1. Congklak,
  2. Bekel,
  3. Lompat Tali Karet,
  4. Yeye
  5. Galasin / Gobak Sodor,
  6. Bentengan,
  7. Gasing,
  8. Tokadal/Patille/Gatrik/Bentik/Pathok Lele,
  9. Engklek,
  10. Dampu / Batu Cetok,
  11. Kasti,
  12. ...
... dan teman-temannya yang sungguh populer ketika konsol game Nintendo, Atari, Sega ataupun PS belum merajalela...

Permainan yang sewaktu aku kecil dulu sering kumainkan bersama teman-temanku...

Permainan yang selalu berhasil membuatku tertawa senang tanpa harus mengucurkan banyak uang...

Permainan yang tidak 'menyulap' kita menjadi makhluk individualis...

dan masih banyak lagi alasan yang membuat kami ingin membangunkan kembali memori lama yang telah terkubur...

yang bernama permainan tradisional...,

yang menciptakan kesenangan  bermain bersama-sama dari akar masa lalu kita...

yang kata semboyan Festival Kesenian Jogja tahun ini:

"Masa Lalu Selalu Baru"


So, tertarik bermain dengan kami? Yukkk, silahkan isi polling  pilihan tanggal penyelenggaraan ke jurnal Mas Ayi, sang koordinator yaaaaaaaaa

Matur nuwun nggih...


PS.

Photo yang sedang mempertontonkan Ibu Presiden MP sedang melompati tali diculik dari SINI


Jam 7 pagi tanggal 15 Juni teman-teman MP-ers yang berjanji akan ngumpul di kosku *sebagai basecamp* satu pun tak kunjung tiba. Aku malah sempat ngejurnal segala untuk menghilangkan deg-degan di dalam hati. Padahal kita semua bersepakat akan berangkat menuju lokasi outbond paling lambat jam 7.30. Waktu terasa berjalan semakin cepat...

Oh iya, Ayi [id: dardiri] akhirnya menelponku pagi jam 6 tepat sesuai janjinya untuk membangunkanku. Aku memang sedang tak sholat, makanya meminta untuk dibangunkan. Huhuhu, sempat agak gak rela pas dibangunin Ayi, soalnya aku baru bobo sekitar dua jam. Entah apa saja yang kukerjakan malam sebelumnya, intinya aku baru terlelap jelang jam 4 Subuh. Gegas mandi dan berganti pakaian, lalu membuka laptop dan bikin jurnal akhir sebagai checklist semua tetek bengek.

Kelar ngejurnal, Ibunya Mba Yanti yang jadi penjaga kos kami memanggilku, "Mba Ima, temannya sudah datang tuh." FYI, beberapa hari sebelumnya aku sudah memberitahu penjaga kos untuk maklum jika pagi tanggal 15 akan terjadi keributan kecil dan mohon maaf jika mengganggu kenyamanan penghuni kos lainnya.

Hebaaaaaaat, yang pertama muncul adalah si Ayi dan Jeng Imoy [id: duniamaya]. Pyuh, syukurlah, soalnya Jeng Imoy ini yang akan jadi Master of Ceremony keseluruhan acara hari itu. Saking linglungnya aku pagi itu, aku kelupaan untuk memesankan satu hal, harusnya ada sesi perkenalan MP-ers dengan adik-adik panti sebelum acara outbond dimulai, untuk menghilangkan kekakuan berinteraksi tentunya. Sesi ini sesungguhnya memegang peranan sangat-sangat penting tapi sungguh aku LUPAAAAAAAAA!!! Maafkan aku ya sahabat MP-ers yang sudah datang semua. *Ima mukulin kepala sendiri, kesal dan kecewa sama diri sendiri*

Tak lama, HPku berbunyi, sms dari Sovie:

"Mba, aku barengan dengan Nati ya, tunggu ya Mba ^_^ Manusia dan motornya masih mau makan."

Tak lama berselang setelah sms kuterima, 15 menitan kemudian Sovie [id: iwananashaya] dan temannya yang imut-imut banget [Nati namanya, entah sudah punya MP apa belum ya?] tiba di gerbang kos. Kusambut dan kupersilahkan duduk menunggu yang lain.

Sekitar 10 menit berlalu, Icha datang dengan temannya!!! (Siapa nama temanmu Cha, udah lupa lagi, huhuhu, dasar Ima nenek pikun!) Horey, akhirnya bisa ketemuan juga untuk pertama kalinya dengan pemilik ID nulisaja ini. Icha ini baru saja pulang dari Korea dalam rangka pertukaran mahasiswa. Aku suka banget baca jurnal-jurnalnya Icha, rame dan mengalir. From her blog, I conclude that she is not only mature, but also smart and contemplative person! Boleh dibilang aku suka terkagum-kagum baca jurnalnya Icha. Rasanya ketika aku seumur dia, pemikiranku belum 'sedalam' Icha. Hihihi...sungai kaleee... Kesan setelah ketemuan, Icha ternyata agak pendiam ya, hehehe... Icha sayang, ketemuan lagi yuk :-)

Tak terasa, sudah jam 7.30 lebih. Kuminta Jeng Imoy dan Ayi segera berangkat saja, kalau tidak acaranya bakal molor gak karuan, mengingat adik-adik panti sudah kupesan untuk datang sebelum jam delapan tepat. Aku ingin setepat mungkin acara dimulai, supaya banyak jenis aktifitas yang bisa dinikmati hari ini.

Jeng Imoy dan Ayi meluncur ke SD IT Nurul Islam dan aku meng-sms Mba Vanny, menanyakan dimana posisi beliau sekarang. Sekaligus minta tolong untuk membawa tikar jika beliau punya. Sms balasan pun masuk,

"Ya ampun, aku baru baca sms ini yang minta dibawain tikar. Baru mo berangkat dari rumah. Maaf ada kendala teknis. Tunggu ya."


Pasti kita tunggu, karena semua barang sumbangan berikut tas-tas sekolah dan goodiebag adik-adik itu akan diangkut oleh Mba Vanny dengan mobil beliau.

Akhirnya Mba Vanny menelponku! Sekitar jam 8 pagi, "Ima, di mana kosmu?"

Aku langsung berlari keluar pagar sembari memberikan instruksi dimana tepatnya kosku berada. Tak sampai 2 menit Mba Vanny dan Mas Tatang suami beliau dan si cantik Icha (juga namanya) sudah keluar dari mobil dan gegas ke kamarku mengangkut semua barang. Sayangnya adegan angkut dan gotong bersama ini tak sempat kuabadikan, akunya sudah panik duluan mengingat waktu yang terus berjalan.

Begitu mobil meluncur setengah perjalanan, sms Shant [id: myshant] masuk,

"Ima, aku sudah di SDIT Nurul Islam. Katanya mau tepat dimulai jam 8 pagi, kok belum sampai juga, Im?" kurang lebih seperti itu smsnya. Aku agak feeling guilty, tapi mau bagaimana lagi. Aku juga salah sih, bukannya meminta salah satu dari MP-ers untuk berangkat belakangan dan menyerahkan kunci kamarku, aku malah memilih menunggu Mba Vanny dan suami. Uh, sepagi itu aku merutuk diri, kok tulalit makin menjadi!!!

Sms Imoy tak lama masuk, kurang lebih begini:

"Mba Ima, kita sudah sampai lokasi. Adik-adik juga sudah di sini, kok Pak Irman sebagai instruktur Outbond belum datang ya???"

Wah, aku tambah panik dong dapat sms begitu. Untungnya suami Mba Vanny adalah teman Pak Irman juga, jadi beliau segera menelpon Pak Irman. Ternyata oh ternyata, beliau sudah ada di lokasi outbond sejak jam 7 pagi. Tapi..., karena tak melihat satu pun batang hidung MP-ers atau adik-adik panti, si bapak memilih pulang ke rumah.

"Perut saya mules Pak Tatang, jadi saya pulang saja dulu." Kurang lebih begitu. Hahahaha, jadi pagi ini semua orang main kucing-kucingan rupanya.

Anyway, lega banget akhirnya nyampe juga di lokasi sekitar jam 9-an. Begitu turun dari mobil, kulihat Imoy yang sedang mengatur adik-adik. nametag juga sudah dipasang di baju masing-masing. Pagi itu Mba Tinnie Basuki [id: tinniebasuki] berikut suami dan dua anak beliau juga sudah datang. Mba Tinnie terlihat bersemangat dan cerah dengan jilbab putih dan baju biru bermotif bunga-bunga. Icha [id: nulisaja] dan temannya, Sovie [id: iwananashaya] dan Nati, lalu Shant [id: myshant], Mas Alan [rauffy] dan tentu saja dua MP-ers cilik, Mas Iyog dan Dek Bram lucu :-) Ada juga MP-er yang jarang nongol dan kupaksa datang, si Rizal [id: rizalihadi].

Oh iya, kita juga kedatangan tamu istimewa dari Jakarta looooooo, Jeng Yelli [id: ydiani] yang konon hanya mau datang sebentar dan jam 11 kudu meluncur kondangan ke Graha Sabha. Mari kita lihat, apakah jeng satu ini tak tergoda untuk bermain di arena outbond???

Jeng Yelli datang bersama Mas Zulhanif [id: zulhanif] yang sayangnya sampai kedua orang ini pergi aku tidak sadar sama sekali kalau mas yang selalu bersama Yelly itu adalah Mas Zulhanif. Ih, Ima kacau banget dah!!! Untuk Mas Zulhanif, nyuwun ngapunten nggih, Mas... dimaafkankah aku??? Mas juga sih, sama sekali gak ngajak aku kenalan. Akunya kan sudah autis, walaupun jerit-jerit, tapi otakku statusnya sudah OFF! Huhuhuhu...

Hem, siapa lagi ya yang sudah muncul pagi itu sebelum pembukaan? Please, kalau ada nama yang tertinggal kusebut, silahkan reply di bawah.

Kalau Stanlie, Cinung dan Mba Wiwit emang datang saat permainan sesi pertama tengah berlangsung. Sayang Mba Wiwit gak bisa ikutan bergabung, suami beliau sedang tak enak badan katanya. Mudahan sekarang sudah baikan ya Mba :-) Andai Mba bergabung, wah gak kebayang deh! Keknya Mba Wiwit bakal sama lincahnya seperti duo ituw! Huhuhu... kemarin seru banget, banyak ibu-ibu hebat dan jago outbond ternyata, ck ck ck... *Ima melirik-lirik Shant dan Mba Tinnie sambil goyang-goyang kepala saking takjubnya!*

Pak Irman akhirnya tiba. Pyuh, aku lega!!!

Setelah pembukaan sesaat dipandu oleh Imoy [id: duniamaya dan aku sempat diminta menjelaskan konteks acara ini dan tentu saja tak lupa menyampaikan ke adik-adik bahwa acara ini terselenggara berkat dukungan dan support dana dari MP-ers di seluruh dunia, MC pun menyerahkan acara outbond ke Pak Irman sepenuhnya.

Saat membuka acara, sempat terjadi dialog begini,

"Multiply itu jejaring maya adik adik." Uhm..., si Ima berfikir di dalam hati. Apa ya bahasa sederhananya jejaring maya?

"Uhm, begini adik-adik, Multiply itu adalah sebuah rumah raksasa dimana banyak orang di seluruh penjuru dunia bisa saling bertemu, berkenalan dan interaksi. Adik-adik tau internet kan?"

"Tahuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...!!!" Mereka menjawab serempak.

"Nah, kami bertemu di internet. Kami saling bertukar kabar dan cerita, lalu kami membuat kesepakatan dan saling bahu membahu untuk menyelenggarakan acara ini untuk adik-adik..." Kutatap mereka dan kulihat mata-mata mereka membulat karena rasa penasaran, hehehe...

"Jadi, adik-adik pun bisa mengenal teman-teman baru di seluruh dunia, lewat interaksi di Multiply ini..." Teteuppppp, si Ima promosi MP, hahaha... Terakhir, sedikit sambutan itu kututup dengan kalimat di bawah ini,

"Selamat bermain sekaligus belajar bersama ya adik-adik. Besok pagi ada yang ujian kan? Jadi pulang dari outbond ini, adik-adik harus janji pada kakak-kakak Multiply, untuk tetap belajar nanti malam, persiapan ujian besok pagi! Janji ya???"

Kulihat masing-masing mereka menganggukkan kepalanya kencang-kencang!
***

Oke, sampe sini dulu, entar disambung lagi kalau tangannya sudah gak pegal-pegal, hihihi...

Untuk mengobati rasa penasaran wujud acara hari itu, silahkan lihat album -album di bawah ini:

1. Outbond MP-ers Jogja dengan Adik-adik Panti Korban Kebakaran dan Bencana Alam

2. 15/6/08, yogya day 2 :-)

3. Outbound dan Baksos bersama MP-ers

4. Rangkaian Ber-Outbond Ria

5. Makanan di Outbond

Poto dariku menyusul ya, soalnya aku motret sedikit sekali, kemarin itu aku sedang "autis" dan "off status" sepanjang hari..., silahkan nikmati poto-poto di link atas ^_^

Blog EntryHadiah-hadiah CintaMay 4, '08 10:52 AM
for everyone

Dua hari terakhir ini aku digulung resah. Banyak masalah yang tiba-tiba berjatuhan begitu saja dari langit ujian. Lagi-lagi aku tak nyaman tidur. Merasa serba salah. Tak bersemangat menyelesaikan amanah menulis yang dipercayakan padaku. Semestaku membuntu.

Kemarin pagi kamarku diketuk,

“Mba Ima, ini ada paket dari Pak Pos.” Sebuah kepala menyembul dari balik pintu yang kubuka sedikit.  Pintu kubuka lebih lebar. Sebuah paket diangsurkan ke tanganku.

“Makasih ya, Dek. Pagi sekali ya Pak Pos mengantarnya.” Aku menyambut sambil tersenyum hangat. Pagiku terasa berbeda.

Berdebar gegas kubuka. Sret… sret!

Waaaaaah! Isinya buku-buku dan sebuah piagam. 

Alhamdulillah! Hadiah Pemenang Hiburan sebagai satu diantara 23 pemenang dari 200an tulisan yang masuk untuk “Sayembara Menulis Esai Tingkat Nasional: Helvy Tiana Rosa, Karya dan Dunianya” sudah berada di pangkuanku.  Satu buah piagam dan tiga buah buku. Bukan main senangnya!

Apalagi BUKAVU memuat salah satu cerpen masterpiece seorang HTR, Lelaki Kabut dan Boneka. Kisah dari negeri surealis yang ‘menggigil’ dan mengalirkan tak hanya kekayaan bahasa tapi juga rasa, ketika selesai membacanya.

Belum beberapa jam aku kembali ke tulisanku, tiba-tiba pintu kamarku diketuk lagi. Aku menghentikan aktifitas mengetikku beberapa saat. Apalagi nih?

“Mba Ima…, ada di kamar gak?” tanya seseorang dibalik pintu. Chris! Anak kos yang lain memanggilku.

“Iya, Chris, aku lagi ngetik, kenapa?” sambil gegas kudekati pintu. Setelah pintu terkuak, senyumku melebar melihat pemandangan didepanku.

“Nih Mba, paket lagi. Mba Ima asik banget sih, dalam sehari bisa sampai dua kali dapat paketnya,” Chris mengangsurkan sebuah amplop besar. Kali ini terasa lebih ringan, tapi ada benjolan aneh didalam amplop besar tersebut.

"Pengirimnya dari Penerbit Republika? Perasaan aku belum pernah kirim naskah ke Republika deh! Aneh banget sih ini..." Aku menggigiti bibir bawahku. Bingung!

"Loh, kok bisa, Mba?"

"Entahlah Chris..."

“Apa ya ini, Chris?” sembari tanganku menimang-nimang amplop besar tersebut.

“Hehehe…, buka aja, Mba. Nanti juga tahu isinya apa,” Chris menyahut sembari memperlihatkan wajah jenakanya.

Sret sret sret. Waaaaaahhhhhhhhh!

Aku ternganga! 

Ternyata paket dari seorang adik nun jauh di sana. Mesir!!! Negeri eksotis yang sangat ingin kukunjungi. Belum sempat takdirku membawaku ke sana, ternyata sebuah kotak mungil entah berisi apa sudah lebih dahulu hadir dan ‘menyapaku’ di Jogja.

Di dalam amplop itu juga ada buku berjudul "Hapalan Sholat Delisa" yang sudah sangat lama ingin kubeli. Konon sangat menyentuh karena menuturkan setumpuk derita anak SD berumur 6 tahun akibat Tsunami. Kemungkinan ini hadiah dari teman si adik Mesir itu. Soalnya hadiah ini dititipkannya lewat temannya yang pulang ke Indonesia.

Lucunya, alamatnya ditulis bukan Mesir, tapi Singkawang. Mungkin dia takut hadiahnya nyasar dan harus dikembalikan lagi oleh Pak Pos :-)

Box mungil ini kutimang. Aku menikmati sensasi penasaran yang perlahan merebak dalam hatiku. Aku mengajak Chris menebak isinya,

“Ayo Chris, kira-kira isinya apa ya???”

“Waaah, ya aku gak tahulah, Mba. Wong yang dapat kiriman Mba Ima kok.”

“Seru ya, dalam waktu tak berjauhan, aku dapat dua paket langsung. Let me guess this one!”

Tanganku meraba kotak mungil itu lagi. Kotaknya dibungkus kertas kado berwarna pink bermotif hati. Sungguh manis membayangkan adik itu membungkusnya dengan segenap rasa sayangnya pada seorang kakak.

Tiba-tiba darahku mendesirrrrrrr….!!!

Subhanallah! Jangan-jangan… Jangan-jangan isinya…???!

“Chris, sepertinya aku bisa menebak isinya…!"

"Aku ingat, Chris, beberapa minggu lalu aku sempat chatting dengan adik ini. Waktu itu aku sedang blogwalking ke salah satu MP-ers yang jualan jewellery cantik dari wire dan batu-batuan alam. Buatan tangan beliau halus dan bercita rasa seni tinggi. Lalu iseng-iseng aku perlihatkan website si pembuat perhiasan ini dan meminta dia ikutan membantuku memilih. Warna mana yang kira-kira bagus menurut dia. Soalnya aku tipe orang yang sulit memutuskan pilihanku sendiri.”

"Padahal nih, Chris ya, aku juga belum memutuskan juga beli apa enggak, hihihi..."

“Berarti, maksud Mba Ima, isinya perhiasan nih?” Chris membaca pikiranku dengan sangat jitu!

“Iya, dek! Sepertinya begitu. Apalagi pas chatting kapan itu, dia bilang kalau dia menitipkan sesuatu ke temannya. Ya hadiah ini maksudnya. Aku sempat maksa dia untuk ngasih tau kadonya apa, dia ngotot gak mau ngasih tau. Waktu itu aku juga lagi malas bermain tebak-tebakan, soalnya YM-ku sering disconnect!”

“Ya udah, buka aja Mba Ima, aku  ikut penasaran loh!”

Segera kuambil gunting. Pelan-pelan kubuka bungkusan mungil itu. Aku yakin banget, isinya pasti perhiasan. Baru setengah membuka, tanganku berhenti bergerak. Kepalaku kuangkat dan kutatap Chris lekat-lekat.

“Dik, aku sepertinya tahu isinya apa…”

“Apa, Mba?”

“Sepertinya, mudahan aku gak salah ya, aku sering lihat photo dan jurnal teman-teman yang menceritakan objek wisata di Mesir. Mereka juga mengisahkan salah satu souvenir Mesir yang terkenal. Iya, aku tahu, jangan-jangan isi dalam box mungil ini adalah Asfour crystal!!!”

Aku excited sekali dengan permainan menebak isi box ini. Dengan tangan gemetar  dan perasaan tegang mau memastikan benar tidaknya tebakanku, kertas kado itu tuntas kubuka.

Di hadapanku terpampanglah kotak berwarna kuning dan biru bertuliskan ASFOUR CRYSTAL!!!

Hehehe, see...! Aku berhasil menebak sebelum kadonya tuntas dibuka. Chris pun menyunggingkan senyumnya.

“Ayo Mba, buka dong, mau liat perhiasannya seperti apa?”

Kotak kubuka. Isinya sungguh manis. Gelang mirip jam tangan ditaburi tiga buah crystal Asfour berwarna ungu gelap yang tersohor itu.

Airmataku menetes. Aku larut dalam rasa haru. Betapa persahabatan di dunia maya mampu menciptakan keindahan persaudaraan seperti ini.

Terima kasih Dik Hadi. Allah lah yang akan membalas budi baikmu.

***

Hadiah yang kuterima dari Hadi membuat ingatanku melayang pada sepotong replyku di jurnal Mba Ratna [ratnajanuarita.multiply.com]. Ceritanya beliau baru saja pulang dari Jepang dan mengisahkan kesan-kesannya setelah mengunjungi negeri matahari terbit itu.

Iseng kugoda, “Mba, mau dong oleh-oleh dari Jepang,” padahal aku sekedar bercanda. Hal ini sering kan kita lakukan di Multiply saat berkunjung ke MP teman. Ternyata Mba Ratna menanggapinya dengan serius. Beliau menghubungiku berkali-kali, tapi waktu itu HP sedang tidak kuaktifkan selama berhari-hari. Mba Ratna tak putus asa, beliau menghubungi Uni Dina [bundakirana.multiply.com] yang dianggap sering komunikasi denganku.

Tak lama berselang, kuterima PM dari Uni Dina yang memintaku untuk mengirimkan alamat ke Mba Ratna.

Duh, jadi gak enak. Karena reply isengku, dua ibu cantik super sibuk itu menjadi repot karenanya.

Sekitar lima harian setelah komunikasi itu, hadiah manis mampir di pangkuanku. Isinya berupa gantungan kucing berwarna biru yang sangat imut-imut dan sepasang kaos kaki cantik made in Japan.

Terima kasih Mba Helvy, terima kasih adinda Hadi dan terimakasih Mba Ratna Januarita. Mudahan Allah membalas semuanya.

***

Hadiah-hadiah yang baru kuterima ini melemparku lebih jauh pada kenangan saat aku baru sampai di Indonesia setahun lalu.

Aku mendapat setumpuk buku bagus-bagus dari beberapa MP-ers sekaligus. Ada buku-buku dari Mba Deeyand [deeyand.multiply.com], Mba Asma Nadia [anadia.multiply.com], Bang Udin [udintpi.multiply.com], juga Mba Ira [prajuritkecil.multiply.com].

Aku juga dapat bros cantik dari Bunda Wirda [wirdayanti.multiply.com], beberapa cake coklat dan coklat aneka bentuk yang sungguh sedap dari Mba Alya, [nilaalya.multiply.com] Mas Wib [wib711.multiply.com], kalung-kalung cantik khas nusantara dari Teh Ari [srisariningdiyah],  juga cake coklat lagi dari Mba Ira [prajuritkecil.multiply.com].

Ida [ida22.multiply.com] dan Mas Agung [mbot.multiply.com] juga bersedia menjadi tuan dan nyonya rumah yang menyiapkan aneka masakan sedap-sedap. Momen itu sangat manis, pertama kalinya aku bertemu dengan MP-ers Jakarta yang heboh dan tingkat narsisnya mencapai level 'gila'. Hehehe :-D

Waktu aku masih di UK juga, ketika Mba Tita [suluhpratita.multiply.com] datang ke apartmentku, beliau juga membawakan setumpuk buku yang beliau hadiahkan semua untukku berikut bumbu aneka jenis yang dibeli berdua dengan Mba Iwed [rempahjawa.multiply.com]. Masih juga membawa titipan coklat cinta dari Mba Wiwit [ardhanamesvari.multiply.com] Jogja.

Ah, manisnya mengenang kembali semua perhatian itu. Sambil kumemohon maaf jika ada nama yang terlewat yang tak kusebut di sini, yang juga sudah memberiku hadiah.

Bukan main. Hari ini, karena dua buah paket yang sampai kemarin pagi, aku jadi mengenang kebaikan, cinta dan persahabatan MP-ers semua.

Kuucapkan terima kasih tak terhingga. Mudahan Allah membalas semuanya dengan kebaikan, kecintaan dan keindahan yang Maha Indah. InsyaAllah.

***

Namun, sore ini masih saja mood ku turun naik. Aku memilih istirahat saja. Mumpung si seniman stres sedang tak beraksi. Tiba-tiba, teleponku berdering,

“Assalaamu’alaikum…”

“Iya, wa’alaikum salam, ini siapa...?”

“Dek, ini Mba. Masa lupa sama Mba?”

“Subhanallah…! Ada apa Mba?” Aku jadi cemas. Soalnya sudah lama sekali kami tak silaturrahmi lewat telepon. Bukan apa-apa, beliau sangat sibuk dan aku tak mau mengganggu.

“Masa nelpon cuma kalau ada apa-apa, dek?”

“Hehehe, iya sih. Tapi Mba kan sangat-sangat sibuk. Surprise saja..., tapi senang banget sih ditelpon Mba, sebuah kehormatan malah...”

“Mba kangen kamu, dek, sudah lama gak dengar suaramu, gak dengar kabarmu.” Suara riang di seberang sana membuatku tersenyum senang.

Ya Allah, aku dikangeni si 'perempuan berselendang bintang', julukan yang diberikan oleh anaknya? Rasa sejuk mengalir di hatiku. Orang sesibuk beliau, masih menyempatkan menyapaku yang bukan siapa-siapa? Indahnya akhlakmu, Mba sayang. Aku sungguh tersentuh atas perhatianmu.

Mba Helvy, MPnya sekarang jarang dijenguk ya, soalnya sibuk bukan main sih ya :-p

Malam ini, moodku membaik. Mengenang semua kebaikan MP-ers dan telpon dari Mba Helvy yang baru saja menyapaku, memompa semangatku kembali. Aku harus menyelesaikan semua pekerjaanku. Aku wajib berkarya, karena itu adalah salah satu ibadah yang disukaiNya juga.

Sekali lagi, kepada seluruh pemberi hadiah-hadiah cinta, kutak tahu harus mengucap apa selain terima kasih. Aku hanya mampu mendoa, mudahan Allah hadiahkan cintaNya untukmu semua.

Again, I love you all!


Blog EntryTiga TahunApr 16, '08 7:54 PM
for everyone
16 April 2005
16 April 2008

Tiga tahun ngempih
blogwalking,
melempar reply di sana dan di situ.
beroleh sahabat dan teman baru,
segudang kakak, uni, teteh, mas, abang, akang, adik-adik

Tiga tahun ngempih
belajar membaca 'diriku' kembali
mimpiku, geloraku, lukaku, passionku,

Tiga tahun ngempih
menyalurkan yang terkubur beribu-ribu hari rentangnya
mencandai kata-kata
menari diiringi musikalisasi makna

Tiga tahun ngempih
tercipta tawa, tangis, ceria, pilu, bebal, ngilu
aku merasai segala

Terima kasih Multiply!
untuk pelangi rasa...
terima kasih MP-ers
untuk cinta tak bertuba...


PS. Baru sadar habis sholat Subuh tadi dan iseng buka halaman depan. Wah, sudah 3 tahun saja ternyata :-)

Blog EntryFelt Bitter and the ChallengeApr 9, '08 3:01 PM
for everyone
Today I wasn't so happy began my day. I felt bitter...! Deep down inside my heart there was a strange feeling towards everything just already had happened around me. At this stage, I think I have to honest to my self, in fact I'm still burying angry -which is not good actually- to our minister who didn't act properly to the emergence of FITNA: the movie. Even worst since the government also acted reactively by banning not only Youtube but also networking site such as Multiply!

Then I continued browsing around those issues, wrote little bit in my journal and ended my day with having miserable feeling and also questioning myself. Why am I so mad with all of these? Since none of them are really affecting me yet in my real life. I mean, even though they blocked Youtube and continued with blocking Multiply, we still keep communicating each other through Multiply. Interesting, isn't it? But how to deal with the blocked site?

Apparently Indonesian Multipliers are bunch of people who are clever and always succesful invented so called 'hundreds of new ways' when their need to blog urguing them yet their ISP already blocked the site. Salute for you, guys! Therefore no harm at all to my 'real-cyber' life. We are still continuing our life.

Hem, maybe my hormone just intrudes my feeling and seems made me emotionally unstable, or... maybe I'll get a bad news or vice versa.

Suddenly I remembered, I haven't checked my little 'serious' part of life! Oh NO! So I was in rush opened up my email. After a while... waiiiiiiitttttttt! I found this:

Dear Fatimah,

On behalf of the organizers of the International Conference
'Representing Islam: Comparative Perspectives', we are pleased to
inform you that your abstract has been carefully reviewed and is
accepted for presentation at the conference.

As you know from previous correspondence, the conference will be held
between 05 and 06 September 2008, at the University of Manchester, UK.
In the very near future, we will be posting registration details about
the conference at our website and you will be notified through email
accordingly.

On this occasion, we request you to confirm with us your participation
in the conference by replying to this email within seven days.

We are looking forward to seeing you in Manchester, UK next September.

Congratulating you once again for being successful at the abstract
selection.

With our best regards,

Shishir A. Shahnawaz
Conference Administrator.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

At the very first, I wasn't excited! Just plain... but why? Because few days ago I had decided not to go to Cairo for some reasons. One of them is, I failed to get the travel grant!

And now again? Another challenge? I don't know yet what I have to say... since I haven't emailed them back and I still have plenty of time to decide. Maybe I'll consider my self to go if they offer me a travel grant. But for sure, the topic of the conference is really challenging me. I think I gonna interview all of you people on this topic, may I? :-D


Link: http://www.petitiononline.com/jkt9408/petition.html

To: PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA

Kepada Yth,

BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

C.q. MENKOMINFO RI

Dengan hormat,

Bersama ini kami sebagian masyarakat Indonesia, pengguna, pengakses website/blog provider www.multiply.com memohon dengan hormat agar Pemerintah RI menghentikan pemblokiran terhadap website tersebut agar kembali dapat diakses oleh masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi, Multiply adalah website/blog provider website yang sangat informatif, lewat Multiply kami mendapatkan referensi dan pengetahuan untuk segala hal yang diakses dan digunakan oleh ribuan orang dan atau blogger.
Dan juga sebagian blogger Multiply adalah pengusaha kecil dan menengah yang menggunakan Multiply sebagai media marketing untuk menjajakan barang/jasa yang mereka produksi. Tertutupnya akses Multiply ini mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi kami yang mengantungkan kegiatan promosi pada Multiply. dengan pemblokiran ini, Pemerintah sedang MEMATIKAN USAHA KECIL DAN MENENGAH dan berdasarkan UUD1945 pemerintah telah melakukan pelanggaran HAM karena Hak Atas Akses Informasi adalah Hak Asasi Manusia yang dilindungi UUD1945

Hentikan pembodohan publik, hentikan kemunduran pemikiran.

Kami hormati tujuan pemerintah melindungi persatuan dan kesatuan Indonesia yang mungkin akan terusik karena diakibatkan dari adanya film "FITNA" namun juga kami berharap pada Pemerintah untuk tidak menggunakan MORTIR untuk membunuh NYAMUK sehingga mengakibatkan kehancuran seisi rumah.

Sebagai informasi juga bahwa sebagian masyarakat beranggapan bahwa film FITNA bukanlan film yang dapat mengakibatkan perpecahan atau film yang berunsur adu domba yang dapat mengakibatkan amarah bagi yang menontonnya, film tersebut tidak lebih adalah ekspresi ketakukan si pembuatnya terhadap kemajuan dan kebesaran agama Islam didaratan Eropa.

Sekali lagi, jangan menggunakan MORTIR penghancur untuk membunuh seekor NYAMUK sehingga mengkibatkan kehancuran seisi rumah. Kami mohon dengan hormat agar pemblokiran website tersebut dihentikan.

Salam hormat kami

Masyarakat Indonesia


Sincerely,
The Undersigned

Blog EntryPlease Sign the Petition If You Agree with UsApr 9, '08 8:10 AM
for everyone
Dear teman-teman semua,

Menyambung jurnal sebelumnya dan menanggapi tanggapan positif dari sebagian besar reply teman-teman, saya langsung menyusun Draft Petisi untuk meminta Depkominfo menghentikan pemblokiran pada Multiply yang sejatinya tidak perlu.

Dalam draft tersebut saya juga menyampaikan bahwa kita alih-alih terbakar amarah gara-gara FITNA, banyak Multipliers Indonesia justru mengaku bahwa setelah menonton film tersebut malah ngakak, tertawa atau setidak-tidaknya tersenyum atas ketidak-akuratan film yang dibuat, sangat dangkal dan amatir. Orang yang sehat akalnya pasti tidak akan terpengaruh dengan sebegitu mudahnya atas propoganda amatiran yang dibuat oleh Geert Wilders.

Akan tetapi mohon maaf, saya tidak segera mempublikasi draft itu apalagi langsung membuat petisi di www.petitiononline.com mengingat beberapa pertimbangan:
  • Saya perlu menunggu tanggapan dari lebih banyak teman-teman MP-ers lagi, termasuk Ibu Presiden, tapi rupanya seharian kemarin beliau benar-benar sibuk di lapangan [hehehe, bisa dimaklumi kok, Teh]. Rencana saya, jika diakuri niat saya, akan saya tayangkan dulu draft petisinya di jurnal saya. Barangkali ada bahasa yang kurang pas, mengingat saya tidak terbiasa dengan bahasa hukum formal. Atau MP-ers lain ingin menambahkan poin-poin tambahan yang juga penting. Jangan sampai petisi ini hanya diamini oleh sedikit MP-ers dan menjadi gerakan moral sporadis. Sudah pasti gaungnya kecil dan tidak memberikan efek apa-apa pada tingkat kebijakan!
  • Saya juga menginginkan Petisi Online ini tidak berhenti sekedar sebagai petisi di website tersebut, tapi mampu 'bicara' dan punya kekuatan hukum positif. Maksud saya, jangan sampai petisi yang sudah dibuat dan ditanda-tangani bersama-sama hanya menjadi seonggok 'uneg-uneg' tak tersampaikan pada yang telah membuat surat edaran pemblokiran. Kemarin saya sudah mencoba menghubungi pihak-pihak terkait yang dalam benak saya akan bisa membantu menyampaikan petisi tersebut langsung pada MENKOMINFO. Namun yang bersangkutan juga sedang sangat sibuk. Kita tunggu saja...
  • Saya juga sempat menyampaikan ide petisi ini ke beberapa blogger di luar komunitas Multiply yang dianggap sebagai blogger 'senior', namun entah mengapa juga belum mendapat tanggapan. Saya fikir semua ini hanya lah soal waktu saja. Barangkali ada baiknya saya tunggu dua tiga hari lagi.
Hingga kemudian, saya baru saja browsing dan menemukan FAKTA, bahwa sudah ada MP-er yang mengambil inisiatif membuat petisi sejenis. Bahasa dan cara penyampaian boleh berbeda dengan yang sudah saya konsep, tapi isinya sama, intinya sama-sama meminta agar pemblokiran Multiply oleh beberapa ISP yang ketakutan dengan surat edaran segera dihentikan!

So, tidak perlu lagi untuk saya menampilkan draft yang sudah saya buat karena basically saya setuju dengan petisi yang sudah diluncurkan oleh teman kita.

Yang penting sekarang ini adalah menambah jumlah angka tanda tangan dalam petisi online tersebut, sehingga jika jumlahnya sudah memadai barangkali beberapa perwakilan MP-ers Jakarta bisa memprintnya dan menyampaikan langsung kepada MENKOMINFO di Jakarta.

Silahkan kunjungi Petisi Online ini di SINI YA... terima kasih.


Serius, aku sedih dan kecewa dengan sikap yang diambil pemerintah khususnya Depkominfo! Gak pernah menyangka sama sekali!!! Hanya gara-gara sebuah film FITNA yang kita juga belum tahu jelas seperti apa juntrungannya isi film itu, bisa-bisanya sudah menggiring pemerintah bersikap sedemikian reaktif! 

Sejujurnya aku sempat merasa berbunga-bunga atas perkembangan demokrasi di Indonesia. Walau nada sumir terdengar sedikit di sana dan di situ, tapi aku sangat-sangat bangga dengan kedewasaan civil society yang speak up dengan santun dan 'menyuarakan' dirinya di blog dan website-website pribadi. Aku sudah menganggap Indonesia sekarang ini jauh lebih demokratis dibanding negara tetangga seperti Malaysia dkknya. At least dalam kebebasan berekspresi di dunia maya!

Apalagi jika dibandingkan dengan China! Dari data yang kuperoleh, internet China luar biasa dimonitor oleh pemerintah mereka! Sampai-sampai ada polisi internet segala. Entah seperti apa cara kerja mereka menyelidiki manusia-manusia biasa bertukar wacana di rimba maya.


Aku terlanjur sempat bangga atas pemerintah Indonesia yang memberikan kita kebebasan: untuk mengeluarkan pendapat, mendengarkan pendapat dan mengekspresikan dirinya di dunia maya. Sejak internet masuk ke Indonesia awal 90an sampai hari ini. Biarlah di dunia nyata Indonesian civil society masih kesulitan ber'suara' apalagi bergerak bersama-sama mengartikulasikan kepentingan-kepentingannya, tapi setidaknya lewat internet kita bisa membangun dialog menuju Indonesia yang lebih baik.

Contoh kecil di Multiply Indonesia. Kita adalah sekumpulan warga Indonesia dengan aneka latar belakang dan keragaman strata sosial: Indonesia asli, keturunan atau Indo. Muda tua. Kaya miskin. Kristen, Muslim, Hindu, Budha dan pemeluk agama lainnya, semua mulai dan bisa saling berdialog, membangun ruang-ruang saling pengertian. Belajar memahami perbedaan masing-masing lalu kemudian bisa mengambil sikap sepantasnya. Sampai kita kemudian bisa mengadakan aneka kegiatan sosial di seluruh Indonesia, bahkan berhasilkan menerbitkan buku segala. Sebuah prestasi luar biasa untuk komunitas sangat cair sekaligus heterogen!

Lalu, hanya karena sebuah film yang bahkan kita belum tahu isinya seperti apa, akses terhadap Multiply akan ditutup??? Beberapa MP-ers yang saya konfirmasi langsung juga mengaku bahwa mereka tidak bisa lagi mengakses Multiply karena sudah diblokir! Entah sampai kapan???

Oh NOOOOOOOO!!! You're wrong, dude! Indonesian multiply-ers are not a bunch of silent people and just accept what you are going to decide on us, the Multiply user! We will look seriously on this matter and do strategic actions to counter your undemocratic idea!!!

Ayo MP-ers Indonesia, speak up bersama-sama. Mari galang kekuatan kita lagi!

"Rakyat Bersatu Tak Dapat Dikalahkan!"
"MP-ers Indonesia bersatu pasti bisa melawan kezoliman!"


Usul awalku, mari kita buat petisi MP-ers Indonesia seluruh dunia. Diluar dialog-dialog yang sekarang digagas teman-teman blogger Jakarta dan sekitarnya. Secepatnya sebelum pemerintah semakin tidak waras dan sembrono merusak alam demokrasi di dunia maya. Demokrasi di dunia nyata saja sudah semakin ngawur, masih belum puas juga rupanya dan malah mau 'menjajah' dunia lain lagi!

Ayo speak up! Apa urun rembug anda?!

PS.
Tulisan ini terlahir karena jurnal terbaru Ibu Presiden MP Indonesia. Silahkan jenguk ke SITU.

_______________________________________________________________

UPDATE INFO TERBARU:

1. Hasil diskusi para bloggers dan komunitas maya dengan Pak Nuh kemarin malam [7 April 2008] bisa dibaca langsung di link ini: blog Mas Romi Satria Wahono.

2. Reportase detil dilaporkan per menit perkembangan dialog para blogger dengan Pak Menteri Nuh bisa teman-teman liat di jurnal Richoz.

3. Jika anda ingin mendengarkan dialog dengan pak Menteri versi recording-nya, silahkan unduh di SANA.

Dari laporan sementara ini saya simpulkan Pak Nuh bersikap cukup hati-hati dan mau 'mendengar' suara blogger. Kita tunggu saja selanjutnya langkah apa yang akan diambil oleh Depkominfo mengingat UU ITE sudah disahkan. Maukah mereka merombak pasal-pasal tertentu yang bias? Bukankah memperoleh informasi adalah hak asasi manusia juga?

Pada titik ini, komunitas maya menurut saya harus concern, bersatu dan melakukan advokasi massif. Tidak sekedar meratapi nasib dan berpangku tangan.

Blog EntryKetemuan sambil amal yuk!Oct 3, '07 1:58 AM
for everyone
Sahabat, masih inget jurnalku yang INI kan ^_^

Nah, izinkan aku update daftar peserta dari MP-ers yang menyatakan akan hadir pada acara baksos kita yang bertema: JANGAN MENYERAH PADA KEMISKINAN tanggal 6 besok. Itung-itung bantuin kerjaannya Mas Sabri dan teman-teman sekalian ngomporin teman-teman MP lainnya supaya tertarik datang.

Kita tak sekedar kopdar akbar loh, tapi juga beramal, karena uang pendaftaran juga akan digunakan untuk menyantuni adik-adik jalanan dan yatim piatu yang hadir. Kita juga berbagi tawa dan senyum ceria bersama adik-adik itu.

Inilah daftar nama teman-teman yang sudah menyatakan niatnya untuk menghadirkan hati dan dirinya, lalu kita sebut sebagai MPers volunteer.

Voluntir MPers yang mau dateng + membayar untuk buka puasa Rp. 50.000,-
(1 orang MPers membayari 1 orang adik yang disantuni):
  1. Sabri (PJ) - brecs, --> 50.000,- (cash)
  2. istri, --> 50.000,- (cash)
  3. Yessi -bujes,
  4. Prazz - prazz,
  5. Ciput - ciput,
  6. Nozqa - nozqa,
  7. Pritha - pinkq,
  8. Vera - verans,
  9. Ari - srisariningdiyah, --> 50.000,- (cash)
  10. Noval - masopang,
  11. Tina - tehmanis,
  12. Ira - skipped,
  13. Hanum - noem,
  14. Ira - prajuritkecil,
  15. Eti - etika, --> 50.000,- (BCA)
  16. Ade - juzzddey,
  17. Evi - evgarf,
  18. Maddy - maddypunyacerita,
  19. Laras - larashi,
  20. Nahar - kopiradix,
  21. Agung - mbot,
  22. Icha - haorits,
  23. Yelli - ydiani,
  24. Icha - lifevolution,
  25. Ita - greyskymorning,
  26. Ndaru - ghaya, --> 50.000,- (BCA)
  27. Tomi - wisat,
  28. Faiz - masfaiz,
  29. Helvy - helvytr,
  30. Asma Nadia - anadia,
  31. Tita - suluhpratita,
  32. Inggrid - gried,
  33. Iman - imansoe,
  34. Agung P. - agungpramudya,
  35. Deddy K. - deku,
  36. Eriq - menhariq,
  37. Hayat - hayat,
  38. Edo - edoaprianto,
  39. Fetry - fetryz,
  40. Firman - spyro23,
  41. Hani - honeyz19, --> 50.000,- (cash)
  42. Fitri - fithab,
  43. Trizya - trizyalempicka,
  44. Brilli - brilli,
  45. Cekar - cekar, --> 50.000,- (BCA)
  46. Denny - dotten,
  47. wayofbluesky,
  48. masdhim,
  49. muylinda,
  50. adelloodel,
  51. Ayu - ayunieka,
  52. Givang - givangkara,
  53. Anna - cindil,
  54. Chika - putrihakim,
  55. Sofwan - kalipaksi,
  56. Sansan - ochayank,
  57. Ima - imazahra, --> 50.000,- (cash)
  58. Tety - teezone,
  59. Lena - lenakei,
  60. Wirdayanti - Wirdayanti,
  61. Indro - arsenalnumberonefans, --> 50.000,- (cash)
  62. Maya - h2co4borneo76,
  63. Ina - cenitcenit,
  64. Aty - atyrahman, --> 50.000,- (BCA)
  65. Ewien - ewienanggun, --> 50.000,- (BCA)
  66. Dyah - dyru, --> 50.000,- (Mandiri)
  67. Arief - ariefabo --> 50.000,- (Mandiri)
  68. Evi - evfar --> 50.000,- (cash)
  69. ...

INFO LENGKAPNYA SILA BUKA JURNAL TERBARU TEH ARI YA DI SINI!

Susunan acaranya sendiri seru loh. Ada outbond nya segala, yang tentu saja melibatkan kita-kita juga. Pokoknya mah ini acara dari kita oleh kita dan untuk kita semua! Jelasnya ini dia susunan acara tentatifnya (kali aja teman2 yang semula gak berminat datang jadi tertarik untuk ikutan berpartisipasi:

Tema  : Jangan Menyerah Karena Kemikiskinan!
MC     : Lula Kamal

13.00 - 13.10 : Sambutan Panitia
13.10 - 13.40 : Chatting with Fauzi Bowo "Memahami Perda Ketertiban Umum DKI"
13.40 - 13.55 : Lelang Lukisan Kaos --> dipandu oleh MC dan Ari, dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan secara simbolik oleh Pak Fauzi, Pak Hidayat, dan Ibu Ari Sarining Diyah kepada anak2
13.55 - 14.05 : Selingan pentas anak2 jalanan/Panti Yatim Piatu
14.05 - 14.35 : Sharing Life with Hidayat Nurwahid --> format: duduk melingkar bersama
14.35 - 14.45 : Selingan pentas anak2 jalanan/Panti Yatim Piatu
14.45 - 15.05 : Religious Story Telling with Inneke Koesherawati --> script by Lisa lifevolution
15.05 - 15.20 : Sholat Ashar
15.20 - 16.20 : Workshop Ketrampilan --> semua MPers ikut terlibat yaaa...
16.20 - 17.15 : Outbound Games --> semua MPers ikut terlibat juga yaaa..
17.15 - 17.30 : Debriefing Outbound oleh Asma Nadia ---> memetik pelajaran akhlak mulia dari outbound --> interaktif
17.30 - 17.45 : Hiburan oleh Mas Faiz
17.45 - 17.55 : Pencerahan Hati (Kultum) oleh Taufiq Ismail
17.55 - 18.10 : Takjilan Buka Bersama
18.10 - 18.25 : Sholat Maghrib --> dipimpin oleh Pak Taufiq
18.25 - 18.40 : Penyerahan bingkisan oleh semua MPers kepada anak2
18.40 - 19.00 : Foto Keluarga
19.00 : Sayonara

So, buat teman-teman yang tertarik untuk kopdar amal dengan kita-kita dan adik-adik yatim plus adik-adik anjal dari sanggar Akar, yuk yuk ikutaaaaaaaaaaaaaaaaan!

Buat teman-teman di luar negeri yang mau bantuin dana dan lain-lainnya, masih bisa loh! Silahkan dikirimkan lewat Western Union / Moneygram, atas nama Sri Sarining Diyah, Jl. Raya Pulogebang No. 2, Jakarta 13950

Sedang up date perkembangan dana sila dijenguk di SITU ya :-)

With love!


Blog EntryJangan Menyerah Pada Kemiskinan, Kita Bisa...! Sep 30, '07 1:34 AM
for everyone

"Kaadal fakru ayyukuuna kufraan" kata sebuah hadits! Sungguh kefakiran sangat dekat pada kekufuran!

Makna terdalam kekafiran adalah pengingkaran keberadaan Tuhan, dalam nama apapun Dia Sang Pencipta ingin kau sebut. Dengan kata lain, kekafiran adalah kemiskinan absolut spiritualitas religius.

Kemiskinan memiliki berbagai segi. Kemiskinan bisa juga berwujud dalam ketiadaan ilmu, yaitu kemiskinan akal. Kemiskinan harta adalah ketiadaan hak milik. Kemiskinan semangat adalah apatisme. Sedangkan kemiskinan moral adalah pengingkaran terhadap prinsip-prinsip etis dalam sikap dan perilaku. Segi-segi kemiskinan ini seperti lingkaran setan, dan kemunculan salah satunya akan memicu reaksi berantai bagi segi yang lainnya.

Bila kita permanai, semakin banyak jumlah orang dan anak-anak yang berkeliaran di perempatan jalan. Bisakah kita menutup mata?

Dalam segenap keterbatasan kita, selalu ada yang tersedia untuk sesama. Sudah barang tentu tak mungkin kita memerangi kemiskinan harta, seberapa kayanya pun kita. Terutama karena kemiskinan harta di negeri ini terbentuk oleh sistem yang tak adil bagi si kecil. Lalu, apa yang bisa kita lakukan? Well, bukankah ada segi-segi kemiskinan lain yang mampu kita tangani?

Inspirasi
Semangat
Ilmu
Harapan

Jangan pernah menyerah karena kemiskinan! Ya, tema inilah yang akan kita tularkan kepada anak-anak yang kurang beruntung itu. Sebuah langkah kecil untuk memulai pemutusan lingkaran setan kemiskinan. Mudah-mudahan bisa membangkitkan daya juang mereka untuk mampu menolong diri mereka sendiri. Sebab, apalah artinya hidup tanpa harapan?

Aku mengetuk pintu hatimu, kawan.
Sudilah kiranya kau sisihkan sejenak waktu dan hatimu sedikit saja, untuk terlibat aktif, diri, hati, fikir, harta dan keringanan tangan bersama-sama mensukseskan Baksos Multiply Indonesia 2007:

Hari              : Sabtu 6 October 2007
Waktu           : Siang sampai buka puasa bersama
Venue           : Taman Menteng, Jakarta Pusat

Susunan Acara:
InsyaAllah bermanfaat dan bernas. Gabungan aktifitas motorik (diwakili oleh outbond activities plus creative painting di atas kaos) dan religious story telling oleh teman2 artis Ibukota dan pejabat (seperti Inneke Koesherawati, Lula Kamal, Asty Ananta, Bapak Hidayat Nur Wahid, Bapak Fauzi Bowo dan lain lain) plus ditutup taushiyah oleh begawan sastra Bapak Taufiq Ismail.

Mari bergandengan tangan, kawan. Silakan kontak:
Brecs Noorsabri 0811 190 534
Pritha Pinkq 0817 00 3434 7
Ari Sariningdiyah 0818 8484 99

PS:
- Mohon disebarkan kepada teman-teman lain yang kiranya bersedia


Love is a verb
To be is the question
Human being in the center
God is the ultimate destination

[Sebagian besar dikutip dari MP Mas PJ, www.brecs.multiply.com]

INFORMASI SELENGKAPNYA SILAHKAN BUKA MP IBU PRESIDEN KITA disituw!

Sahabat, ini acara kita bersama, dari MP-ers, oleh MP-ers dan untuk MP-ers, yuk bantu bantu yuk... ^__^

Untuk rekan mpers yang belum dapat urun sumbang tenaga, dapat menyalurkan bantuan dalam bentuk pakaian, buku anak-anak, nasi bungkus atau uang tunai yang dapat ditransfer ke:

Rekening dana baksos MPers:
1. Bank Mandiri Depok, No. 129-00-0496405-8, a/n Sri Sarining Diyah,
2. BCA Depok, No.421-232-6813, a/n Sri Sarining Diyah,
2. atau menggunakan Western Union / Moneygram, Sri Sarining Diyah, Jl. Raya Pulogebang No. 2, Jakarta 13950


Blog EntrySenang banget ^_^Aug 28, '07 2:37 PM
for everyone
Update:

Bingung kudu cerita darimana dulu, banyaaaaaaaaaak sekali yang mau dibagi, tapi saking serunya sampai gak ngerti yang mana dulu kudu dikisahkan terlebih dahulu, huhuhuhuhuhu T__T

Intinya, rencana kepulangan semula adalah tanggal 24 Agustus, tapi karena satu dan lain hal, kudu dipercepat demi mengejar kekasih jiwa. Sekarang kekasih hati sudah jauh lagi, hiks...

Hikmah lain dijelang, aku jadi lebih bisa 'sedikit' bernafas :-) Akhirnya, setelah sekian lama menjalin persahabatan maya, aku bisa ketemuan sama sebagian sahabat dan seleb MP..., yang masyaAllah mengagumkan sekali. MP-ers Jakarta memang TOB abizzzzzzzzzzz :-p Banyak senyum dan tawa tercipta :-)

Sementara aku sendiri belum bisa upload photo-photo -dan keliatannya photo2ku sedikit sekali, karena terkagum-kagum dengan 'narsisnya' MP-ers Jakarta, ck ck ck- belum sempat sama sekali soalnya...  Silahkan jenguk link-link dibawah ini:


Untuk teman-teman yang sudah bersedia datang dan membawa buah tangan lezat-lezat, terima kasih sekali, hiks, sampe terharu banget, huhuhuhuhu T__T

Untuk yang kemarin belum sempat dikabari di rumah Mbot dan Ida_baik, huhuhuhu, daku benar2 mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena sungguh semuanya semata karena keterbatasanku yang alpa.

Karenanya untuk teman-teman yang belum sempat ketemuan, yuk ketemuan yuk :-)
Ini nomor HPku yang baru dibeli beberapa hari lampau:
085885026955 (sudah diedit, kurang satu angka 5 diujung! Maaf ya teman-teman).

I love U all ^__^

PS.
Diketik sambil bolak balik nontonin Ida bikin Risol Kribo loh :-p

Blog EntryDia menyapaku lagi, hihihihi ^_^Jul 26, '07 8:00 PM
for everyone
Tadi aku sudah ingin menutup MPku, tapi kok???! Eh, ada PM lama dengan judul yang pernah mampir sekian bulan lampau di MBku dan membuatku tersenyum-senyum senang ^_^ APAKAH ITU???

Dia salah seorang yang bekerja di perusahaan Multiply. Di suatu senja dia menyapaku dengan judul PM begini: Your Testimonial

Isinya aku copy paste aja ya, mudahan dia gak marah ^_^

April 12, 2007

Hi Fatimah,

We noticed and appreciate the (great, actually!) comment you left about Multiply on the Blogger's Choice Awards page and were wondering if we could have your permission to use your testimonial either on the site, in a future edition of our newsletter, or... you know, those sorts of things. :)

Please let me know.

Everett

Tentu saja kubalas dengan hati berbunga-bunga. Siapa sangka coba, aktifitas isengku menghimbau teman-teman untuk vote MP sebagai the best blogging host ternyata dihargai mereka sedemikian rupa :-)

Setelah itu, aku sudah tak ingat lagi. Lalu tiba-tiba saja, sekitar seminggu setelah peristiwa itu, Mba Ima Norwich menyapaku dan menginformasikan bahwa testimoniku dia temukan ada dalam MP's newsletter. Hihihihihi, ternyata benaran dipakai ya. Duh, jadi tersanjung euy! ^_^

Ini komenku yang diambil oleh mereka:

=============
OUR USERS SAY
=============
"Multiply is part of my life! The features are totally
complete and compact compared to the others! I've also
found everything so real here: loving and caring
friends, a passionate and meaningful life even though
we interact each others using this cyber world-kinda
stuff. Multiply makes everything so real for us! I'm
proud to be a part of Multiply ^_^"
- Fatima (imazahra)

If you would rather not receive e-mail newsletters like this, we understand. Just log in to Multiply and update your E-Mail Alerts page:
http://multiply.com/setup/alerts
***
JADI..., ssssssssssstttttttttttttt, apakah KABAR GEMBIRA NANO-NANO buat teman-teman MP-ers INDONESIA, itu???
Tunggu aja jam tayangnya ya ^_^

Blog Entry