Imazahra's posts with tag: journey

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag journey
Blog EntryAmerica: Dilindungi ex polisi!Jul 1, '06 11:42 PM
for everyone
Travelogue tanggal 25 June 2006
-----------------------------------------------
Bangun tidur dengan rasa malas yang menggunung dan pikiran menggantung, "... akan kemana aku hari ini?"

Selesai Shubuh-an aku 'tewas' lagi, di kasur nyaman milik dua buah hati Mba Dwi,
dewi penyelamatku kemarin malam. Makasih ya Winona dan Amarellia, tante dibolehkan menginap beberapa hari di kamar kalian berdua, hiks..., jadi terharu.

Jam 8 an kamarku diketuk Mas Oscar, suami
Mba Dwitra, duh jadi malu! Aku molor sampai hari terang. Mas Oscar memintaku sarapan dan ternyata Mba Dwi bikin nasi goreng yummy, hmmm..., lezat!

Pagi itu aku ditanya rencana travellingku, kujawab masih blank dan belum tau mau kemana... mungkin ke Smithsonian museum saja, karena sejak seminggu lalu belum sempat curi waktu kesana :-(

Selesai sarapan, aku malah asik ngobrol ngalor ngidhul dengan Mas Oscar dan Mba Dwi, ke ragam topik dan isu, menyenangkan! Tak terasa jam bergulir ke angka 1, aku beranjak mandi dan siap pergi.

Akhirnya diputuskan nebeng Mba Dwi yang nyetir sampe Rosslyn, setelah itu petualangan harus dilakukan sendiri, karena sangat gak mungkin ngerepotin orang untuk minta diantar kemana-mana, sementara Reston, Virginia - Washington, DC taklah sekedip mata!
***

Aku sudah dalam Metro. Wuih, subway nya DC beda banget dengan Inggris yang terowongan bawah tanahnya kecil-kecil, tua, ramping tapi bersih. Terowongan subwaynya DC adalah kebalikannya, besaaaaaaaar sekali, baru dan berasa dalam mesin ruang angkasa!

Dari Rosslyn station jalur orange, aku harus berganti Metro jalur biru ke arah Largo-Town Center. Ada enam titik perhentian sebelum aku sampai di Smithsonian Museum. Hhhh, cukup deg-degan niy, karena ini pengalaman pertama kalinya naik Metro sendirian. Seminggu penuh sebelumnya, aku selalu jalan bareng-bareng anak-anak Indonesia yang hobby ngelayap di sela-sela waktu istirahat.
***
Lega rasanya begitu naik ke permukaan kota. Menit-menit sebelumnya adalah suasana tegang dibawah perut bumi, mendengar bunyi mesin metro yang dikemudi secara otomatis, meliuk-liuk bagai ular di enam titik perhentian dibawah tanah. Sensasinya aneh sekaligus mengasyikkan! I always enjoyed my first experience travelling alone, anywhere!

Langit bersih dan biru sekali, karena baru saja disapu hujan. Ah..., hirup udaranya nyaman!
Aku mulai menyapu pandang, mencoba membaca situasi baru, karena aku belum pernah kesini sebelumnya! Dimana yah komplek Smithsonian museum itu???

Tengok kiri tengok kanan, lalu akhirnya memutuskan bertanya pada sepasang kekasih ramah, mereka bilang aku tinggal jalan kedepan sedikit, lalu belok kiri dan lurus saja sekitar 10 menitan, sesudah itu Smithsonian museum membentang di segala penjuru!
***

Waaaaaaaaaaaaaaaaaaah...! Smithsonian Museum ternyata besar sekali, tak akan cukup sehari menjelajah semuanya, huhuhuhuhu *pecinta museum mulai bersedih*

Keputusan harus segera diambil, aku harus memilih salah satunya, karena aku tak suka sekedar lewat dan nampang sesaat dalam si digital camera! Setelah bingung sesaat mau memasuki yang mana diantara
12 museum bertetangga, kuputuskan memilih si National Museum of Natural History. Kata si Teteh, museum ini asik punya!

Wow, sampai didalam, aku terkagum-kagum! Museum ini sama bagusnya dengan Natural History yang kunikmati di London. Sama besarnya keliatannya! Walau agak sedikit berbeda dalam mengemas benda-benda bersejarahnya. Pertama kali aku masuk ke binatang purba kala. Hm, jauh lebih menarik yang di UK menurutku :-)

Lalu aku beralih ke bagian
the Human Connection. Wawawaw..., bagian ini sangat menarik hatiku! Sepertinya dua jam lebih kuhabiskan disini, it is really wonderful to know about the history of your ancestors, isn't it?!!! Apalagi menyaksikan sendiri bekas-bekas sejarah yang tertinggal sejak 10 ribu tahun lampau!

Menengok jam, whuaaa! Aku harus berpindah niy, otherwise aku gak bakalan bisa discover semuanya! Oke, aku mulai beranjak ke Gem and Minerals!

Oh Tuhan, disudut-sudut ini aku banyak terpana! Indaaaaaaaaaaaaaaah sekali! Batu-batuan alam yang dahsyat keindahan, keunikan dan mahal harganya dipamerkan disini.

Ada berlian segede pentol jarum sampai sebesar orang!!! Belum batu-batu mulia lainnya! Sebut saja Ruby, Aqua, Zircone, Saphire dkk. Langsung berkilau-kilau mataku begitu masuk ke ruangan
Carmen Lucia Ruby, Mineral Sciences Collections dan the Splendor of Diamonds.

Sayang amat disayang, waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, aku harus segera pulang, walau museum nya sendiri baru akan tutup jam 7.30 nanti. Aku khawatir dengan Mba Dwi yang bakal menungguku di Rosslyn sana. Mana sampai sesore ini aku gagal terus berkomunikasi dengan dia melalui sms-sms that always failed to be sent! Huh....
***
Keluar dari museum, ternyata hujan turun rintik-rintik. Tengok kiri tengok kanan, eh! Di sebelah kiri pintu keluar museum ternyata Capitol Hill berdiri anggun! Wah, jadi tertarik mendekat kesana dan memotretnya dalam mendung dan senja.

Baru berjalan beberapa langkah dan sedikit memotret, hujan jatuh ke bumi dengan derasnya!!! Huhuhu, camera ku harus diselamatkan. Cari tempat berteduh. Tak jauh dari museum, ada banyak tenda putih tersebar tanpa penghuni. Keliatannya tenda-tenda itu akan digunakan untuk pameran atau yang sejenisnya. Satu tenda terlihat kosong dan terbuka, tak ada seorang pun disana! Kufikir tak ada salahnya berteduh disana sejenak.

Hujan belum juga reda dan aku mulai kedinginan, tak membawa jacket. Tak lama, seseorang berumur 55an mendekat dan ikut berteduh. Kami saling diam, tapi saling tatap. Tak nyaman dalam hening, kusapa dia, "Where are you going sir?"

"Going nowhere... I am just from here, I just began my exercise, but suddenly it's raining" he turned his head and smiled to me!

Hatiku jadi hangat dan obrolan kita berlanjut. Hal-hal yang ringan saja, tentang siapa aku, apa yang sedang kulakukan dan mau kemana aku pergi. Karena aku orang asing disini, aku pun tak begitu berani membuka diri, bercerita tentang banyak hal.

Tapi ternyata dia tau banyak hal tentang Indonesia, hey, it's interesting to begin our discussion. Akhirnya topic pembicaraan beralih hingga ke isu kesetaraan, western and eastern, tolerancy dan cultural exchange! Wuih, si Bapak pengetahuannya luas...

30 menit berlalu, hujan deras berhenti, tinggal rintik. Aku rasa kami harus berpisah disini, ke tujuan masing-masing. Kuutarakan niatku dan dia mengangguk. Beriringan kami melangkah ke arah Smithsonian station, lalu dengan halus dia berbisik,

"You know, I just accompanied you when I crossed you by. I saw somebody ran and sat behind you without your notice when you were just stopover there! I think he is a dangerous homeless!"

"..."

"I was afraid any harmful thing could be happen to you!, that's why..."

"..."

"How come you know that the man will do something dangerous to me...?"

"I am a retired police man in this area, I knew every single spot in here... just turn out your head and you'll see him"

"..."
I just speechless for a while at that moment, so touchy!

"Thanks alot Sam! You already saved and protected me" I smiled widely to him.

***
Adegan selanjutnya bisa ditebak! Sebelum berpisah kami bertukar alamat dan berjanji akan saling keep in touch setelah kukembali ke UK.

Begitu Sam menjauh, kepalaku refleks memutar ke arah tenda tempat kami berteduh sore itu. Benar, Sam gak bohong, disana duduk dalam diam seorang kulit hitam, dikelilingi botol-botol kosong...

Di DC, ibu kota America aku belajar lagi tentang kasih sayang dan kepedulian diluar batas agama, warna kulit dan teritori bangsa!
***
Senja semakin luruh, aku masuk lagi ke dalam perut ular bernama metro trail, berhenti di orange line Rosslyn lagi. Menunggu Mba Dwi 45 menitan, lalu dia datang berpayung dalam hujan, menjemputku.

Terima kasih memfasilitasi petualanganku hari ini Mba sayang!
***

Bersambung...


Blog EntryJust Quick Info: Aku di DC :-)Jun 17, '06 1:17 PM
for everyone

Washington DC, my lunch time, 01:20 PM

Hallo semuaaaaaaaaaaaaaaaaaa :-)

Alhamdulillah aku sudah tiba di DC tadi malam, pukul 7.20 saat pesawat mendarat. Tapi maaf, aku belum bisa cerita banyak ya, huhuhuhu, ini nulis di Computer center, ada sedikit waktu jelang lunch time.

Masalahku sekarang yang urgent adalah, aku belum bisa men-charge batterai lappie ku, karena disini plug nya tiga ternyata, seperti di UK, tapi lubangnya sangat kecil, cenderung memanjang. Sementara yang aku mengerti di US plug nya itu cuma dua lubang, seperti di Indonesia.

Huhuhuhuhu, this afternoon I try to figure out my problem. Maybe I gotta go to city center, because the Catholic University where I am staying now is slightly outside the city center! Hoii Mp-ers America, do you have any idea where I should buy the connector then??? Thanks alot for any help :-)

Btw, US ternyata jauh lebih panas dari UK, huhuhu, aku meleleh! Dan perbedaan yang paling mencolok dengan UK, disini bangunannya baru, kotak-kotak dan minimalis, sementara di UK bangunannya tua dan cantik *please, no offense* :-D

Udah dulu yah teman-teman, aku mau lunch dulu :-)
Banyak cinta untuk semua!

UPDATE

Horeeeeeeee, aku tadi udah jalan ke Metro Center dan pergi ke downtown *bener gak istilahnya begini? Masih suka binun, karena beda ekspresi banget ya dengan British English* Akhirnya aku beli adaptor di Radio Shake :-)

Makasih saran dan masukannya ya MP-ers tersayang, I really appreciated it!



3 August 2005

 

Aku di Manchester airport sekarang, langsung diantar si bus di muka pintu bandara yang memang tersedia untuk bus dan train, hehehehe…. Inilah nyaman dan canggihnya transportasi disini J

 

Hmmm, aku masih punya waktu 2 jam lebih untuk check in dan lain lain.

 

Tiba di check in desk di terminal 1, ditanyai ini itu sehubungan dengan passport dan visa ku tak sampai 10 menit, travel bag ku masuk bagasi dan mulailah aku berjalan menuju depart lounge, membunuh waktu disana dengan membuka email dan sms-sms an. Tak terasa waktu berlalu dan kami harus sudah menuju gate (nomor berapa, lupa!) Jet2.com dan duduk dengan nyaman di kursinya menuju Holland!

 

Tak sampai satu setengah jam, aku sudah mendarat di Schipol airport tepat pukul 20:00 waktu Belanda. Melewati pintu pemeriksaan passport dan sedikit ditanya-tanyai, tak lama stempel izin masuk Schengen country pun dibubuhkan, tok!!! Alhamdulillah, legally aku berhak mengunjungi Schengen countries now!

 

Bergegas mengambil travel bag ku dan sesuai perjanjian ku menunggu Mba Eva di Arrival hall. Sekian menit Mba Eva tak kulihat, barangkali belum tiba dan ku sms dia, bahwa aku telah sampai. Mba Eva bilang tunggu saja disana, jangan berpindah tempat. Menit demi menit berlalu dan iseng melihat-lihat sepasang bule di depan mataku yang asyik berciuman karena akan berpisah (salahnya berdiri di depanku). Tersenyum melihat adegan mesra itu dan lamunan pun melayang ke suami tercinta nun jauh disana, hiks!

 

“Ima, aku masih gak percaya melihat kamu lagi, bahkan disini!”, teriakan hangat itu membuyarkan lamunanku J

 

Mba Eva memelukku hangat dan kita pun berjalan beriringan menuju mesin ticket, bersiap membeli ticket ke Utrecht. Sepanjang jalan kita mengobrol, dan topik pembicaraan pun mengalir, sampai tak terasa train yang kami tumpangi telah melewati Utrecht station. Kami tersadar setelah si ibu kondektur menanyakan tujuan kami dalam bahasa Belanda. Olala, aku jalan dengan orang Utrecht lho, ternyata masih nyasar juga, hahahaha!

 

Setelah dua kali naik train (kembali ke Utrecht) dan sekali naik bus, sampailah kami di Utrecht University, dimana Mba Eva bekerja sebagai PHD student! Campus nya besar dan megah, sayangnya lampu penerangan sangat kurang, sehingga kemegahan campus itu tak terlihat jelas. Ditambah mataku yang aslinya minus tapi kelupaan membawa kacamata, tambah sempurnalah ketak jelasan itu, hihihihi…. Biar tak jelas, kukeluarkan tripod kecil dari dalam tas ku, dan mulailah kita berdua beraksi ditengah terheran-herannya Utrecht student yang lalu lalang di depan kami. Narcis mah jalan terus!!!

 

Tiba di rumah Mba Eva sudah sekitar 10:30 malam, aku langsung dijamu Schottel panggang dan sosis Turkey yang enaaaaaaaaaaaaaak banget!!! Apalagi akunya lapar berat!

 

Selesai makan, mulai memindah baju dan barang-barang yang dibutuhkan sepanjang perjalanan panjang nanti ke dalam backpack ku! Karena sangat ribet jika aku harus menarik-narik travel bag di sepanjang perjalanan yang belum kuketahui medannya itu! Kelar beberes, langsung mandi dengan air hangat dan segar, hmmm…, hampir 1 jam baru keluar dari sana, huehehehehe! Aku nya hampir tertidur!

 

Kembali ke kamar Mba Eva, mulai mencheck route perjalanan, itinerary yang telah kubuat dan planning untuk keesokan harinya. Setelah browsing dan discussing dengan Mba Eva, diputuskan aku harus  berangkat dari rumah sekitar pukul 07:30, supaya aku bisa ambil tour terpagi di sini.

 

Tunggu saja reportase keliling Netherlands ku!

 

 



Blog EntryA long journey episode: Behind the scene!Aug 23, '05 5:32 AM
for everyone

3 August 2005

 

Sehari sebelumnya aku dikagetkan dengan email yang tak sengaja terbaca dan ternyata dari Interrail company:

 

Dear Ms Fatimah,

 

Please can you contact the Ticketing Dept on 08708 302 001 as a matter of urgency regarding your Interail order.

 

We have tried to call you on your contact number several times today but we have been unable to talk to you or to leave a message.

 

 We look forward in hearing from you

 

 Regards

 

Paula Tanser

 

Operations Desk

Ticketing Department

Rail Europe Limited

 

Duh, apalagi nih, ada-ada saja fikirku! Mereka bilang sudah berkali-kali contact aku? Tapi kenapa tak ada nada panggil ataupun miscalled di mobile ku yah? Akhirnya kucoba menghubungi kantor mereka malam itu juga, namun apa daya tak ada yang mengangkatnya karena jam kantor memang sudah berakhir. Tak habis akal, kucoba menghubungi costumer service yang online 24 jam, namun lagi-lagi mereka pun tak bisa membantu dan menyarankan aku untuk menelpon Ticketing Department keesokan hari, huuuuh!

 

Pagi ini aku bangun dengan perasaan capek menggunung, karena tadi malam pun tidur ku sangat kurang (jam 3 dinihari baru  berangkat tidur setelah packing dll). Sehabis sarapan, kubergegas menelpon kembali ticketing department. Sempat terjadi ketakpahaman suara nona di seberang sana, dia tidak mengerti masalah apa yang sedang kuhadapi sampai akhirnya aku menyebutkan nama Paula Tanser dan kukatakan aku ingin bicara dengannya segera karena sangat urgent.

 

Si nona ini akhirnya faham bahwa akulah si Fatimah yang membeli Interrail pass dan akan berangkat hari ini ke Manchester airport! Tuhan, sekian menit dihabiskan hanya untuk menerangkan siapa aku, ck ck, alamat membengkak tagihan HP ku bulan ini L

 

Setelah dia berkomunikasi dengan si Paula (mereka tidak mau menyerahkan pembicaraan ku langsung ke Paula, tapi si Nona inilah yang menjadi mediator), si Nona menjelaskan kalau aku harus mengembalikan Interrail pass ku secepat mungkin dan mereka akan mengganti dengan Interrail yang baru! Karena telah terjadi kesalahan penulisan umurku. Semestinya dengan harga yang kubayar sebanyak 215 poundsterling itu adalah untuk over 26, tapi yang tertulis di Interrail pass ku adalah under 26. Aku bilang, mungkinkah jika pass ku ini kuganti sendiri? Dia bilang jangan sekali-kali melakukannya, aku akan dianggap memalsukan data!

 

Yang bisa dilakukan adalah mengembalikan pass ini, diperbaiki oleh mereka, dikirimkan lagi oleh mereka dan tiba di Leeds dua hari kemudian. Gila apa jika aku harus menuruti prosedur yang mereka minta ini! Flightku dari Manchester saja akan bertolak sore ini, shit!!! Oh God, jelas tidak mungkin dong!

 

Setelah ku terdiam sesaat, kupaksa si Nona ini untuk mencari solusi lain yang lebih reasonable! Lagi-lagi dia bicara dengan bos nya dan tagihan HP ku dipaksa membengkak bulan ini karena terpakai untuk menunggu kelambatan administrasi khas orang Inggris ini L

 

Sekian menit berlalu dan terdengar hallo di seberang sana. Dia bilang, bisakah aku pergi ke kantor mereka di London central sekarang juga dan penggantian ticket akan diproses disana! Waduuuuuuuuuh! Ini usulan stupid yang tambah tidak masuk akal, Leeds-London jarak tempuh dengan bis selama 4 jam, bolak balik  seenggak-enggaknya menghabiskan waktu 10 jam dan tiba di Manchester jam berapa? Tengah malam? Jelas saja aku sudah ketinggalan pesawatku yang akan bertolak jam 6 sore ini!

 

Kunyatakan penolakanku sambil berfikir keras, mencoba menemukan solusi lain! Si nona ini bersuara lagi, dia bilang aku bisa pergi ke STA travel yang ada di Manchester University dan membeli pass yang baru disana! Oh no! Langsung kutolak dengan tegas, kubilang aku sudah membeli National Express yang funfare, dimana jadwal bus nya sendiri sudah kupilih dan sangat mepet satu sama lainnya karena memang aku hanya akan transfer antar station tanpa perlu keluar sama sekali!

 

Aku sempat terfikir, bagaimana kalau cuek saja dengan keterangan umur yang under 26 itu, toch aku sudah membayar sesuai umur aslinya yang over 26 years old! Setelah kuutarakan dengan si Nona ini, dia menyatakan kekhawatirannya jika sewaktu-waktu di salah satu kota yang kusinggahi, ada pemeriksaan yang sangat jeli atas ticket dan passport ku, dan jika mereka menemukan kejanggalan ini, urusan hukum akan menjadi sangat panjang! Aduuuuuuuuuuh…, jelang keberangkatanku yang niatnya mau liburan begini, kenapa ada ‘musibah’ begini ya L Kutarik nafas dalam-dalam dan istighfar berulang kali!

 

Aha...! I’ve got the idea! Kenapa aku tidak membeli pass baru di STA travel yang dekat sekali dengan Coach station yang artinya sekali dayung dua tiga pulau terlampaui!

 

Akhirnya ada kesepakatan diantara kami, aku akan mengirimkan ticket dari mereka secepatnya supaya proses refund bisa segera dilakukan, sembari hari ini juga aku langsung membeli Interrail pass baru di STA travel Leeds, sebelum bus ku berangkat pukul 13:30 PM siang ini!

 

Pembicaraan kami akhiri setelah si Nona ini berkali-kali meminta maaf atas keteledoran mereka yang sangat fatal dan aku pun dua kali menyampaikan rasa kecewaku atas kekeliruan administrasi mereka yang mempersulitku!

 

Begitu telpon kututup, aku terduduk lemas di ujung ranjang, bingung karena masih beberapa planning lagi harus kuselesaikan pagi ini juga, sementara jam sudah menunjukkan pukul 10:30. Tuhan, aku hanya punya waktu 3 jam untuk ke STA travel, ke Money changer, ke Landlady membayar uang sewa rumah bulanan dan ke post office mengirimkan kembali Interrail pas di tangan untuk proses refund! Bisakah kuselesaikan semua dalam waktu tiga jam sebelum bus ku bertolak ke Manchester???

 

Kutarik lagi nafas dalam-dalam sambil istighfar, karena paniknya hati dan otakku atas masalah administrasi yang muncul sehari jelang keberangkatanku. Aku lemas dan sempat kebingungan, bagaimana menghandle semuanya in few hours??? Diam dan istighfar menenangkan diri sekian menit…, akhirnya pencerahan muncul!

 

Aha! Di saat seperti inilah aku membutuhkan bantuan orang lain alias pendelegasian tugas. Aku langsung mendatangi Mba Ningrum di kamar atas, menjelaskan kondisiku dan memintanya untuk membantuku membayarkan uang kos ke Landlady kami plus mengirimkan interrail pass ku esok hari. Alhamdulillah Mba Ningrum mengerti kondisiku dan bersedia membantu, ku tersenyum lega sambil menyerahkan uang rent house nya dan uang pengiriman refund ticketku, sekali lagi Alhamdulillah.

 

Jam sebelas tepat kubergegas meninggalkan rumah beriringan dengan Fely yang juga akan berangkat kerja. Tiba di City centre kuselesaikan semua urusanku dengan STA travel dan money changer, Alhamdulillah semua selesai sebelum jam 1 siang.

 

Tepat pukul 13:30 coach ku berangkat menuju Manchester central coach station, Chorlton Street, Greater Manchester dan tiba tepat pukul 14:35.

 

Aku lega, masalah-masalahku terselesaikan sampai disini, J tentu berkat bantuan orang lain (journal ini kudedikasikan untukmu Mba Ning sayang!).

Seiring lega yang muncul, aku teringat kalau sarapanku pagi tadi hanyalah teh hangat dan sepotong roti, perutku bunyi minta diisi J Untungnya aku sempat membawa bekal untuk lunch ku, Rendang daging sapi dan oseng-oseng udang sawi putih. Bismillah..., kumulai suapan pertamaku dengan lahap, Alhamdulillah!

 

Tak terasa 25 menit berlalu dan bus ku pun siap berangkat sekarang (15:00) menuju Manchester Airport, The Station, Greater Manchester dan akan tiba pukul 15:20

 

Perut kenyang mata pun mengantuk, tapi tak usahlah tidur Ima, karena perjalanan hanya 20 menit saja! Akhirnya kusibukkan diri dengan melihat-lihat flight ticket ku:

 
Flight details
Date: Wed 3 Aug 2005
Flight: LS949
Depart: Manchester Terminal 1 17:35
Arrive: Amsterdam 20:00
 
PS.
Ada masalah teknis yang mengganggu (tulisan jadi memanjang ke kanan, kenapa ya?), 
kuputuskan memindahkan sambungan kesini!)
 


Blog EntryBanyak yang bertanya, aku dimana?Aug 20, '05 3:45 AM
for everyone

Dear All,

Selamat pagi semua..., apa kabar? Kabarku baiiiiiiik sekali dan sesuai pertanyaan kawan-kawan yang  menanyakan keberadaan dan kabarku, journal ini ada ^_^

Hari ini aku fresh sekali dan siap menjelajahi Denhaag, Delft dan Volendam (jika sempat sekali lagi) sebelum nanti malam bertolak ke Schipol, mengakhiri long journey ku dan hiks..., kembali ke UK.

My last schedule today is, ku kan pesiar dengan kakak ku yang lain, Kakak tersayang Ka Inne, he he he...., karena aku sekarang ada di rumahnya di Vlaardingen!!! Tadi malam dijemput pasangan cinta itu "Inne dan Jan" dan pagi ini kami bersiap-siap menikmati sarapan Bubur Ayam ala Kak Inne (yang sudah tersohor jago masak itu), sounds yummy right! Jadi sodara-sodara tercintaku..., dilarang ngiri yak!

By the way, tolong doa nya semoga nanti malam perjalananku kembali ke UK lancar dan mulus tanpa hambatan berarti, insyaAllah! Aku akan bertolak dari Schipol malam ini pukul 20:35 dengan nomor flight: LS950 with Jet2.com

Wish me luck and see you all in UK, with love!

Ima



Blog EntryBernyanyi bersama Syifa ^_^Aug 18, '05 3:53 PM
for everyone
Dear MPers,
Copenhagen sudah kutinggalkan kemarin sore (tanpa sempat ketemu dengan sesama fellows Ford foundation (adekku Nathan) karena satu dan lain hal, hiks!). Ada beberapa peristiwa kurang nyaman kualami disana, sepertinya menjadi pelajaran penutup perjalanan panjang yang hampir berakhir  besok, tanggal 20 Agustus nanti. Dengan baju berwarna merah putih bersemangat hari kemerdakaan Indonesia yang kuperingati sendirian di sana, kumencoba tak patah semangat dan tetap enjoy menikmati sisa waktu sebelum berlayar kembali meninggalkan Denmark! (tunggu saja journal  khusus kisah sedih di Denmark).

Sekarang aku sudah bisa ngempih lagi karena sudah tetirah di rumah nyaman nya Mba Ira dan bisa bernyanyi bersama Syifa sang ananda lucu, lincah sekaligus cengeng! He he he he.... maaf ya Mba Ira.

KIta tadi barusan belanja-belanji setelah sesiangan akunya asik mengobrak-abrik dapur Mba Ira, (hari ini memang tidak ada planning jalan-jalan, badan minta istirahat saja). Walhasil terciptalah Sop Ikan Bakso  dan Ikan Seelachs goreng bersaus tomat asam pedas manis! Aku bilang sih sukses rasanya, dibandingkan kacaunya sop Banjar ancuuuur yang kubuat (gara-gara tumpahnya merica satu botol! Maap Mas Patrick, doi kepedasan, hiks!).

Sehabis brunch, aku diajakin menengok Asia shop disini plus mampir-mampir ke Aldi!
Waw, akunya kalap belanja bo!!!!! Murmeeeeeeeeeeeer! Aku jadi kepingin masak Pempek, Sambal Goreng Udang (yang asli segar dan besar-besar!!!) dan Pudding Creamer! Sounds yummy right ^_^  tapi...., sekarang masih nungguin si mesin cuci mengeringkan baju-baju ku.... kapan daftar masakan itu semua matang ya???

Besok kulanjutkan perjalanan ke Bremen (dan berniat menikmati kota pelabuhannya) ditemani Mba Ira dan Syifa, lalu disambung kembali ke Utrecht atau mungkin mampir ke rumah Ka Inne, sebelum akhirnya berakhir di Schipol, hiks!

Yang lagi mellow karena long journey nya hampir selesai!

Blog EntryAku sekarang di rumah Mba Anky!Aug 15, '05 6:00 AM
for everyone

Ku membuka mata pagi ini dengan perasaan segar dan nyaman, karena tidurku tadi malam sangat cukup. Aku menginap di rumah Mba Anky teman maya di MP dan sekarang menjadi real sebagaimana perjumpaan indahku dengan Mba Sikrit di Paris dan Teh Windy di Zurich

Lama sekali tak bersua dengan sahabat-sahabat MP, luar biasa kangennya daku, apa kabar kawan semua? Adakah peristiwa terhangat dan terbaru yang menghasilkan ratusan reply di journal kawan-kawan?

Maaf jika kutak bisa menurunkan laporan dan photo-photo indah dari setiap kota, town dan old town di berbagai negara yang sudah kusinggahi. Bukan tak ingin berbagi (karena hati ini sungguh menjerit-jerit ingin berkisah), namun apa daya badanku remuk redam setiap malam minta diistirahkan....!

Dengan mempertimbangkan kondisi fisik yang musti dipertahankan dan slot waktu yang cukup ketat di setiap kota, aku memutuskan untuk tak mendatangi cyber cafe yang tersebar di setiap penjuru kota dan desa yang kulewati. Walau hati sudah merindukan tuts tuts keyboard untuk dipencet, aku bertahan untuk tak tergoda, he he he he he.....

Jadi, tunggu saja journal berseri ku sekembali ke UK, okey

Sejauh ini kota-kota yang sudah kujelajahi dan dinikmati keindahan dan keragaman budayanya adalah: De Zaanse Schans, Amsterdam, Volendam, Marken, Utrecht dan Amsterdam di Belanda. Paris dan Strassbourg di France. Zurich dan Luzern di Swistzerland. Salzburg dan Wienna / Vienna di Austria. Münich, Köln dengan sungai Rhein nya dan Aachen di German. Brugge, Gent, Knokke beach dan Brussel di Belgium and going to continue the journey to Denmark soon!

Hehehehe, Alhamdulillah sudah 16 kota kukunjungi di 5 negara yang telah didatangi (bukan sekedar dilewati my train or transit, kalo yang type ini mah sudah tak terhitung jumlahnya!) dan Alhamdulillah aku masih sehat dan baik-baik saja untuk meneruskan route selanjutnya! Please pray for me yaaaa!

Dan ini sedikit kisah sebelum kutulis journal lengkap per kota nanti (insyaAllah):

Tiba di Amsterdam malam hari, dijemput mba Eva tersayang dan nginap di apartment nya yang cozy! Pagi kuputuskan untuk ambil tour saja di sini dan situs yang dikunjungi adalah De Zaanse Schans, Amsterdam, Volendam, Marken dan Amsterdam city tour, Netherlands. Tour selesai tepat pukul 17:00 dan pukul 19:30 an aku bersiap menuju Paris by Thalys.

Paris, tiba jam 12 malam tanggal 4 Agustus di Gare Du Nord dan meninggalkan Gare Du Lyon pada tanggal 7 pukul 22:24 alias menghabiskan 3 hari 4 malam booo! Banyak kisah seru, lucu, indah dan manis tercipta di kota romantis ini , tunggu saja journal khususnya ya........!

Puas kumenjelejahi Paris siang malam bahkan dinihari dan copy darat dengan Mba Sikrit alias Kakakku Mba Sita (yang super duper baik hati, toB abis dah!!! , abangku Patrick "Apa siiiiiiiich???" yang penyabar dan luar biasa helpfull dan keponakan lucuku Ilhan!!! Sungguh, hatiku hangat karena indahnya kalian berdua (hiks, jadi pingin nangis lagi). Satu journal khusus untuk kalian berdua menanti

Tanggal 8 August aku tiba di Strassbourg pagi sekali  05:23 dan ada waktu sekitar satu setengah jam menghabiskan pagi di La Petite France (plus janjian ketemuan dengan darling Irma, namun sayang kita gagal ketemu karena akunya nyasar gak keruan, hiks! Maapkan aku darling).

Sekitar jam 10 pagi aku sudah memasuki Basel, perbatasan antara France dan Switzerland dan sempat melihat-lihat kotanya sekitar setengah jam. Tanpa hambatan yang berarti setelah pemeriksaan passportku, aku tiba di Zuerich pukul 12 siang dan sempat menikmati city centre nya yang besar sekitar 2 jam sebelum bertolak mendekati station meeting point ku dengan Mba Windy. Sekitar 14 jam kuhabiskan waktu bercengkerama dengan keluarga kecil Mba Windy; Bruno, Ray dan Jens di rumah mereka yang asri tepat dibawah kaki bukit. So lovely home with the nice family inside, hmmm...!

Pagi 9 August jam 10 aku sudah tiba di station Brugg diantar Mba Windy meneruskan perjalanan ke Luzern kurang lebih satu jam. Disana teman Mba Windy sudah menunggu untuk mengantarku berkeliling! What a nice friendship, thanks alot Teh Windy dan Teh Dewi  

Luzern worthed untuk dikunjungi lho, indaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah! Sayang, jam 19:35 aku sudah harus meninggalkan kota cantik itu menuju Zuerich karena trainku akan berangkat menuju Salzburg pukul 22:40. Makasih Teh Windy untuk rekomendasi dan teman jalan-jalannya, Teh Dewi dan anak-anaknya!

Pukul 04:25 dinihari aku tiba di Salzburg, the Sound of Music city! Subhanallah, semua situs yang kukunjungi memang luar biasa indah dan sooooooooooo romantic! Sayang, Kakanda Zaiyan ku tak disampingku, hiks.....

Di kota cantik ini aku mengambil tour the Sound of Music yang benar-benar worthed, highly reccommended! Compare dengan tour yang kuambil di Belanda, the Sound of Music tour luar biasa top, karena the guide tour so lovely dan kita benar-benar diajak wisata situs-situs dimana pembuatan film itu mengambil setting plus mendapat kisah tentang segala sesuatu yang untrue behind the scenes, keren dah

Apalagi sepulang dari St.Gilgen and Lake Wolfgang, kita diajak menyanyikan lagu-lagu koleksi the Sound of Music bersama-sama diantara indahnya pemandangan yang menghampar didepan mata! So niceeeeeeeeeee!!!

Esok pagi, setelah menginap semalam di Youth hostel yang nyaman, aku memutuskan bertolak ke Wienna / Vienna tengah hari (setelah membereskan urusan copy photo-photo dan tetek bengek lainnya!).

Tiba di Wina pukul 17:30 an dan harus bertolak ke Muenchen / Munich pukul 23:25 malam. Pikir punya pikir, dengan slot waktu yang sangat terbatas (hanya 6 jam), kuputuskan untuk sekali lagi mengambil tour dengan Vienna sightseeing tours menikmati pemandangan the Ring Avenue dengan semua monument dan bangunan bersejarah yang berada didalam lokasi itu dari dalam bus (saja, hiks! mau bagaimana lagi, aku tak mungkin menjelajahi kota luas itu hanya dalam 6 jam, sementara aku sendiri benar-benar tak menguasai medan).

Setelah bus memutari the Ring Avenue with all its famous historical buildings and monuments, termasuk didalamnya the State Opera, the Hofburg, the Museums, the Parliament, the City Hall, the Burgtheater, the University, and the St. Stephan´s Cathedral, kita diantar menuju Danube Tower dengan ketinggian 352 meter! Dari halaman tower ini, aku bisa memandang cantiknya kota Wina di malam hari ke seluruh penjuru!

Tepat 23:25 aku bertolak menuju Müenchen dan tiba disana pukul 06:24 pagi! Segar karena semalaman tidur di dalam couchette alias kamar dengan sleeping bed yang nyaman lengkap dengan sarapan pagi!

Disini kuhabiskan sekitar 3 jam menengok City Center nya yang cantik, dalam waktu sesempit itu aku berhasil menengok dan mengabadikan Marienplatz, the Old and New Town Hall dan  Theatinerkirche. Lumayan menyenangkan karena jarak satu dan yang lain saling berdekatan, jadi aku bisa discovered those places cukup lama

Waktu tak bersahabat, aku harus meninggalkan kota ini sekarang, tepat pukul 10:00 menuju Köln / Cologne! Apa saja yang menungguku disana?

Berdasar my lonelyplanet.com, di Köln aku tak boleh melewatkan Cologne Cathedral, Old Town, Chocolate Museum, Roman-Germanic Museum, Rhein Park dan Roman Churches, Alhamdulillaah dalam waktu kurang lebih tiga jam, hampir semua ter-discovered! Lagi-lagi karena Hauftbahnhof (train station) bersebelahan dengan Cologne Cathedral dan kawan-kawannya

Puas menikmati Köln, aku bersiap menuju Bruxelles Midi by Thalys tepat jam 18:16 dan akan disambung dengan IC train ke Brugge, disana dijemput Mba Eva (sahabat di Utrecht yang ikut main ke Brussel) dan Uni Imelda (yang menjadi tuan rumah).

Dua hari dua malam (12-14 August) dihabiskan mengubek-ubek Brugge, Gent, Knokke (beach nya Belgium yang sangat panjang pesisir pantainya!) dan Brussels. Kesimpulan; Belgium is really beautiful and interesting to be visited!!! (Kisah lengkap menyusul, terlalu panjang dan seru!).

Dan sekarang aku disini, menulis journal di rumah Mba Anky di Aachen dan nanti sore kepingin ketemuan juga dengan Uni Yulis, I can´t wait longer to see her, my another virtual friend through MP!!!

Wish me luck and  have a safe journey to go to Berlin and another country, Denmark!


Blog EntryHari ini kuberjalan...!Aug 2, '05 9:49 PM
for everyone

"Hmmmm, baju sudah masuk semua, 'onderdil' juga tak lupa..., apa lagi yang kurang ya?"

"..., eeeeeeit, hampir lupa! alat mandiku..."

"flight ticket, passport, insurance policy dkk.... hmmm, lengkap insyaAllah"

"Oh, jangan lupa charger, men-charge semua batterai dan bawa yang biasa sekalian...."

Satu persatu kucheck list barang bawaanku, tidak boleh ada yang tertinggal kali ini, karena fatal dan berabe akibatnya.

Alhamdulillah, tak terasa waktu menunjukkan pukul 2 dinihari tepat dan packing ku selesai, waaaaaaaaaah..., tak kuduga! Akhirnya Allah memberikan juga kesempatan ini padaku ^_^

InsyaAllah hari ini aku akan memulai perjalanan nan panjang (3 - 17 August) menengok ragam budaya dan keindahan negara Eropa lainnya. Sesudah berbulan-bulan mempertimbangkan masak-masak kesesuaian schedule meeting ku dengan supervisor, plus kasak kusuk dengan teman-teman MP di daratan Eropa  ^_^  , jadi juga berjalan!

Sungguh kawan! info-info yang kalian berikan ke aku baik melalui reply di journal ini ataupun japri, bahkan kesediaan dan undangan sahabat semua untuk tetirah di rumah sahabat benar-benar akan membantu (insyaAllah) my alone journey.

Jujur, seumur hidupku, aku belum pernah benar-benar melakukan perjalanan jauh sendirian, dalam arti tak ada satu pun warga Indonesia yang kukenal. Duluuuuu..., waktu pertama kali ke UK memang aku berangkat sendirian, namun ndilalah di sepanjang transit selalu saja bertemu student Indonesia, sehingga mudahlah bagiku untuk nginthil dan bertanya.

Entah mengapa, aku selalu tak percaya diri jika jalan sendirian, until now I am still thinking that I am really easy to get lost, hiks... apa pasal? aku bingung membaca map :-(           Payaaaaaaah ya! 

Apalagi kali ini aku tak begitu yakin bakal bertemu orang Indonesia di negara kecil seperti Austria atau Denmark, karenanya mohon do'a kalian semua sahabat MP ku, mudahan perjalananku tidak akan menemui halangan yang berarti. Kalau toh ku berjumpa masalah, mudahan bisa kuselesaikan  smoothly, amiiin...

Untuk sahabat MP tercinta yang telah 'membuka' pintu rumahnya lebar-lebar untuk kukunjungi, do'akan saja waktu ku cukup untuk mengunjungi sahabat semua, disela-sela padatnya itenerary yang telah dibuat. Jika ada jodoh, insyaAllah kita ketemu yaaaaaaaa ^_^  Sik asik, kopdaaaaaaaar euy!

Jadi, jika fisik dan situasi kondisi memungkinkan menjelajah dengan INTERRAIL PASS sakti, aku akan kesini:

- the Netherlands, France, Switzerland, Austria, Germany dan terakhir ke Denmark sesuai dengan zone ticket yang telah kubeli itu, tolong do'anya sekali lagi ya kawan semua ^_^

O iya, mohon maaf jika berbilang minggu ini aku belum sempat membalas personal message sahabat-sahabat MP semua. Bukan cuek atau sok sibuk, tapi sungguh dalam dua minggu terakhir ini saya memang dalam situasi under pressure menuntaskan tugas-tugas research yang harus kelar sebelum perjalanan jauh ini.

Mohon dimaklumi juga, jika dalam 2 minggu kedepan saya akan sangat jarang menengok dan berinteraksi dengan komunitas MP tercinta, hiks....! Mudahan disetiap perhentian, kubertemu si jantung hati (internet) dan mengirimkan oleh-oleh berupa kisah dan photo-photo, insyaAllah ^_^

Saya ingin menikmati bumi Allah yang luas ini dengan hati yang lapang pula, insyaAllah, karenanya mohon maafkan dengan tulus segala salah dan khilaf atas tutur kata dalam reply-reply saya di rumah sahabat MP semua. Saya ingin berjalan dengan hati bersih sambil menghayati ayat ini:

"Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah swt; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan ” (Ali Imran). 

Dalam ayat lain Allah SWT mengingatkan, "Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya, dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. " (QS Al-Mulk: 15).

Mudahan, sekembali dari perjalanan ini, saya memperoleh 'pencerahan' bathin, kesenangan hati dan kearifan baru.

Bismillah.... tawakkaltu 'ala Allah, laa haula walaa quwwata illa billaaaah!    Aku berserah diri sepenuhnya pada Allah. Tiada daya upaya dan kekuatan kecuali atas (izin) Allah!

2.44 AM

 


Blog EntryHorrreeey, aku jadi mengunjungi Eropa daratanJul 22, '05 7:36 AM
for everyone

Dear sahabat semua di Eropa daratan,

Sebagaimana yang sudah kusampaikan beberapa kali via japri ataupun lewat reply-reply di journal kawan-kawan yang bertebaran dimana-mana, akhirnya aku insyaAllah jadi mewujudkan rencana menginjakkan kaki di bumi Eropa daratan untuk pertama kalinya (Cieeeeeey). Aku akan bertolak dari Manchester tanggal 3 Agustus ini dan mendarat di Amsterdam, rencananya perjalanan akan dimulai ke Biarritz dulu, untuk menghadiri gatheringnya Ibu Jempol, setelah itu barulah akan dimulai petualangan Eropa daratannya sampai tanggal 17 Agustus 2005. Hehehehe, almost two weeks!   *psssst, ini usaha 'balas dendam' setelah terkurung di UK pas 1 tahun dan gak bisa bergerak kemana-mana*

Nah, yang jadi soal nih, aku ini orangnya sangat jelek dalam hal mapping dkknya itu,  *kesimpulan diambil setelah berkali2 diserahi map dan jalan sendiri disekitar UK, pasti nyasar!!!!* , padahal akunya bakal jalan sendirian pulak! So sekiranya sahabat semua tak keberatan dan punya waktu, izinkan daku mampir dan tetirah ala kadarnya ke rumah 'nyata' sahabat semua setelah bolak balik berkunjung di alam maya (mo bilang numpang berteduh dan kopdar aja pake muter-muter), sambil berharap ditemani atau ditunjukkan ke tempat wisata2 menarik di Eropa daratan, hehehehe....

O iya, satu lagi, aku pusing banget liat harga train yg ampun-ampun mahalnya itu (link between France, Belgium, Germany, Luxemburg etc), doooooooooh! Padahal perjalanan saya akan menghabiskan sekitar 14 hari keliling-keliling! So please, beri daku saran, apakah ideal jika aku membeli Inter Rail Pass seharga 215 poundsterling untuk keliling ke beberapa tempat itu. Adakah sahabat yang telah memiliki pengalaman membeli special ticket itu? Apakah setelah membeli itu, kita masih diminta untuk membayar biaya2 lainnya setiap kali naik train? Jika ya, mohon sarannya, is it worthed enough for me?   *nemu linknya gak sengaja setelah ngegoogle ^_^ *

Kutunggu reply sahabat semua, dari yang berbunga-bunga!

________________________________________________________________

Update info:

Maap sekali Ibu Jempol, setelah saya kalkulasi cermat-cermat, ternyata waktu yang ada tidak mencukupi untuk mendiscover Biarritz sekaligus, terlalu jauh untuk saya tempuh plus hambatan personal lainnya. Maapkan saya atas pembatalan ini, mudahan tidak mengurangi 'keceriaan' gathering yang akan dilangsungkan nanti (apalah arti keberadaan saya ini)   ^_^



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help