Ini juga tak kalah menariknya dengan tulisan Kang Deni.
Di jurnal ini Prof. Merlyna -yang juga MP-er loh, penting gak siy? hahaha- menceritakan diskusi yang sangat menarik yang terjadi antara beliau dengan mahasiswa-mahasiswanya yang American Native tentang Cyber-fundamentalism. Tentu saja perbincangan dalam kuliahnya tak terlepas dari diskusi tentang film FITNA nya Geert Wilders yang lagi heboh-hebohnya dibahas di seluruh penjuru dunia.
Silahkan dijenguk kalau teman-teman sangat ingin tahu seperti apa
reaksi mahasiswa America atas film FITNA? Sama kah seperti yang ditakutkan oleh MENKOMINFO dan 'big bosnya' tersebut???Oh ya, tulisannya dua seri ya:
Diskusinya ada di SINI--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
My note:
Reaksi seseorang terhadap film FITNA sangat tergantung pada latar belakang hidup dan pengalaman-pengalaman yang sudah dicerapnya. Juga cara berfikir seseorang dalam memandang sesuatu.
Memang dialog yang terbangun antara Prof. Mer dengan mahasiswanya bukanlah representasi keseluruhan penduduk America, tapi setidak-tidaknya itu merupakan random sample yang membuktikan, bahwa apapun latar belakang agama dan pendidikan seseorang, sepanjang dia menggunakan
nalar kritis, dia tidak akan serta merta memakan mentah-mentah seluruh propaganda yang dibuat oleh Geert Wilders!