Weekend 21-22 April kemarin aku sibuuuuuuuuuk banget. Gak sempat deh bikin entri tentang hari Kartini, padahal sudah diniatkan mau nulis khusus tentang itu. Aku punya kesan dan kegeregetan tersendiri terkait perayaan Kartini, tapi sayang gak sempat. Walau Alhamdulillah tetap ingat untuk mengirimkan al Fatihah untuk beliau.
Tanggal 21 itu aku dipercaya lagi menerima catering dua kali makan *lunch and dinner* untuk 40 orang dalam acara Rapat Kerja PPI UK dan cabang yang juga dihadiri oleh Dubes DR. Marti Natalegawa.
Sayang karena aku berjibaku habis-habisan di dapur, terpaksa gak ketemuan sama pak Marty deh kali ini.
Saking sibuknya, aku sampai-sampai gak sempat lagi mendokumentasikan masakannya, huhuhu T_T Kebayang kan masak dua kali untuk 40 orang dalam waktu yang berdekatan. Ditambah panitia mintanya prasmanan lagi. Wah, suasananya riuh rendah di dapur mungilku. Untungnya Ibunda Sapto dan Fely bisa membantu disaat-saat paling genting. Terima kasih banyak ya ^_^
Malamnya, ternyata Sekretaris Jenderal PPI UK Izzul Haq dan ketua PPI Nottingham Amika Wardhana malah mau nginap di rumah.
Whoaaaaaaaa, aku panik dong! Tamuku mau dijamu apa? Dududu... soalnya semua masakan diangkut semua ke Leeds University. Untung akhirnya masih nemu ayam berbumbu siap pakai dalam kulkas. Pyuuuuuuuuh!
Amika ini bukan orang baru buatku. Dia adik kelasku di pesantren dulu dan kita dipertemukan lagi karena sama-sama sedang kuliah disini.
Jadinya semalaman kita catched up kabar masing-masing plus pergosipan dan isu-isu di komunitas kami di Jogja dan Jakarta sampai jam 1 malam, padahal mataku sudah lima watt ^_^
Nah, tanggal 22 paginya aku ngantar si adik ke train station dong! Si Micko gak mau naik bus, jadi sambil jalan kabar-kabari nya disambung lagi. Hasilnya: berjalan sekitar 8 kilo gak terasa sama sekali. Jantungku sehat deh!
Ternyata oh ternyata, sang istri yang sudah ketemu sama aku sehari sebelumnya dan memutuskan nginap di Bradford di tempat Mba Yeyen *wartawati Republika yang sedang kuliah dengan beasiswa Chevening di Bradford* pagi itu malah diantar kembali ke Leeds sama Mba Yeyen nya sendiri.
Hasilnya bisa ditebak, tiga cewek asik ber haha hihi lagi, walau sayangnya harus dihentikan karena train nya Amika dan Nora akan segera berangkat.
"Bye bye adek, take care and see you soon."
Setelah Amika dan istri menghilang dari pandangan, aku dan Mba Yeyen sepakat keliling-keliling city center, photo-photo di beberapa sudut yang kuanggap menarik.
Kita gak bisa khusyu' photo-photonya, soalnya Mba Yeyen janjian mo 'menjenguk' Sunday Market aka. carboat sale nya Leeds dengan anak Chevening lainnya, Mas Munif.
Nah, buat teman-teman yang mo liat tampang tamu-tamuku *yang juga MP-ers* kemarin dan kota Leeds itu sendiri seperti apa, silahkan dijenguk di SINI ya ^_^
Sssssssssssst! Weekend nanti aku insyaAllah akan jadi nyonya rumah lagi buat dua MP-ers dari Indonesia. Kopdaaaaaaaaaaar antar dua benua!!! Asiiiiiiiiiik ^_^
Rencananya kita bakal jumpa darat di Manchester Sabtu tanggal 5 May dan Minggu nya beliau-beliau bakal kuajak menjenguk kota tua: York yang eksotik!
Bocoran siapa mereka? Satu orang MP-er Jogja yang bekerja sebagai antropolog dan satunya lagi MP-er Jakarta. Guess who are they??? *sambil kedip-kedip genit* ^_^