Imazahra's posts with tag: enterpreneurship

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag enterpreneurship
Blog EntryWow, laris manis!Jun 11, '07 5:32 PM
for everyone

Alhamdulillah, walau malam sebelumnya diriku berjuang
menyelesaikan semua masakan,
keesokan harinya pas dijemput Kang Aziz aku sudah segar bugar lagi.

Thanks to time management I've already made before, aku jadinya masih sempat tidur dari jam 3.30 AM sampai jam 6.30. Tiga jam, not bad at all! Lumayan recovery rasa lelah berdiri berjam-jam di dapur mungil kesayangan.

Sebelum berangkat aku sempatkan sholat Dhuha sesuai saran adinda sholih
di Mesir sana *thanks for remind me to do so Dek* :-p Dia bilang, bukan hanya berdoa supaya laris, tapi juga mengharapkan berkahnya yang utama.

Iya, aku setuju. Kalau hanya dipandang dari sisi bisnis semata, betapa tak beruntung dan hedonisnya aku. Toh, untung secara materi juga gak bakalan seberapa. Wong modalnya gak banyak, alias gak akan menghasilkan ratusan porsi menu.

Bismillah...,
dengannya kuniatkan aktifitas berdagang hari ini juga dalam rangka ibadah padaNya. Belajar menempa diri, mengembangkan semangat enterpreneurship dan jiwa mandiri!
Bismillah...

Pagi itu perjalanan kami nyaman sekali. Sepanjang jalan motorway (jalanan lebar dan lapang seperti tol) dari Leeds menuju Nottingham mataku dimanjakan pemandangan khas countryside nya Inggris: perbukitan hijau dan kuning, domba-domba putih seperti ketombe yang sedang merumput dengan tenang dan langit yang bersih. Sempat mendung sesaat, tapi sekedar menyapa hati.

Sampai lokasi, Kang Aziz sibuk mengantarkan kami satu persatu. Kang Herna diturunkan di tempat pertandingan sepak bola. Setelah itu kang Aziz meluncur lagi, mengantarkan aku ke Lakeside. Setelah membantuku mengangkat barang-barang jualanku, mereka melambaikan tangan, menuju tempat bertanding basket. Good luck tim PPI Leeds. Pulang bawa kemenangan ya...! teriakku :-)

Tenda yang strategis (pas ditengah-tengah lapangan) ternyata sudah diambil rombongan ibu-ibu dari Birmingham. Ah tak apa. Toh masing-masing orang ada rizkinya sendiri-sendiri. Akhirnya aku mengambil tenda disamping mereka.

Wow! Ternyata aku sebelahan lagi dengan Ibu Astri yang tahun kemarin menggelar menu rumah makan Padang komplit. Kita sempat cerita-cerita sambil menyiapkan barang dagangan. Dia bilang, tahun kemarin dia berhasil memperoleh omzet bersih 500an pounds! Subhanallah, itu angka yang tak sedikit!

Pas aku melongok ke stall beliau. Wow, lengkap-kap! Sampai-sampai kompor dan rice cooker nya saja raksasa. Sekali masak bisa  5 kilo beras sekaligus! 

Ck ck ck ck...
Ternyata beliau memang biasa menerima catering  dalam jumlah ratusan di kota Nottingham dan sekitarnya.

Aku jadi belajar satu hal: kalau mau berbisnis serius, jangan tanggung-tanggung. Hajar saja bleh!
***

Selesai merapikan dagangan, aku tak perlu lama menunggu. Sekitar jam 11 sudah datang pembeli pertamaku. Empek-empek lah yang diliriknya. Alhamdulillah. Penglaris niy :-p

Tak sampai 10 menit berselang, datang dua orang, suami istri separuh baya. Aha, dari Malaysia :-) Mereka juga penasaran dengan empek-empek. Dicoba dulu satu katanya :-)

Setelah itu, datang tiga orang gadis. Langsung jingkrak-jingkrak senang menemukan empek-empek. Mereka memborong, langsung 10 kotak! Alhamdulillah. Tak sampai satu jam, 20 kotak empek-empek berisi satu potong kapal selam dan satu buah lenjer yang dibandrol per box nya 3 pounds saja, habis tak bersisa. Sampai satu jam pertama, aku lupa melepas kertas iklan didepan stall ku. Orang-orang masih saja menanyakan si empek-empek. Duh, jadi nyesal cuma bikin 40 potong, ihiks!

Jam 12 an siang, aku gelagapan sendiri, manusia mengalir dan mengantri!
"Siomaynya ya Mba, jangan pake kentang..."
"Aku pake kentang Mba, tapi gak pake kol"
"Aku siomay sama telur ya Mba, tiga porsi"
Hanya dalam hitungan sekitar dua jam, siomay berjumlah 60 buah ludes beserta pelengkapnya. Aku sendiri bahkan gak sempat mencicipi barang semangkuk. Alhamdulillah.

Baru jam 1, di mejaku tersisa nasi kuning dan ayam bakar madu saja. Plus asinan buah! Asinan buah satu gelas penuh kujual hanya 1 pound, tapi keliatannya tidak ada yang melirik. Ah, tak apa. Bisa kubawa pulang dan kubagi-bagikan teman dan tetangga :-)

Alhamdulillah, tak sampai jam 2 siang, jualanku sudah tak bersisa. Benar-benar tandas. Artinya aku hanya buka stall sekitar 3 jam saja. Terima kasih Allah. Tapi hal ini menurutku wajar saja, soalnya entah kenapa tahun ini peserta Indofest banyaknya bukan main. Pengunjungnya juga banjir, tumpah ruah dimana-mana. Bahkan Local British pun ikut jajan. Konon kata teman-teman, pada hari itu juga ada festival balon anak-anak di tempat yang sama. Makaaaaaaaaaanya!

Andai tahu, aku berani meng-hire orang lain untuk membantuku melipat-gandakan jumlah masakan. Kesalahan terbesarku: aku gak men-check jadwal event di website City council nya Nottingham! Ini jadi pelajaran sangat berharga buatku!

Buat teman-teman MP-ers yang sudah membeli daganganku, makasih banyak ya!

Untuk Mba Myra my partner in crime (alias teman berbagi tenda), huhuhu, sayang Mba telat datangnya, kita jadinya cuma bisa ngobrol sebentar. Tapi gak apa Mba, banyak hikmah yang didapat kan :-)

Duh, kelihatannya aku kudu mulai mencari info lagi niy, di kota mana lagi bakal ada event-event sejenis ini. KETAGIHAN niiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiy ^_^ It's totally FUN!

PS.
1. Untuk seputaran UK, aku menerima pesanan juga loh!
2. Maaf, photonya ala kadarnya, maklum minta diphotoin dengan kamera teman, itupun baru ingat setelah jualanku habis. Jadi numpang mejeng di jualannya tetangga deh :-p 

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help