Imazahra's posts with tag: cooking

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag cooking
Blog Entry1:46 AM: akhirnya selesai juga!Jun 8, '07 8:49 PM
for everyone
Pulang dari meeting di kampus, sekitar jam dua-an siang, aku gegas menuju open market.

*Dengan badan melayang karena terburu-buru* aku menghafal daftar belanja menu yang belum lengkap:
Kentang, kol (untuk pelengkap siomay)
Timun (untuk pelengkap nasi kuning, juga asinan buah)
Cabe merah (untuk bumbu dasar kuah siomay, empek2 dan asinan buah)
Cuka.

Bahan asinan buah akhirnya yang dibeli:
Pineaple, mangga mengkal, apel dan grapefruit. Pir batal, terlalu matang!

Yang harus dikerjakan segera begitu sampai rumah:
Beli chicken leg skin on 24 potong (ukuran besar2)
plus chicken breast mince plus udang.

Cuci bersih semua bahan-bahan.
Tengok jam.... waks!
Sudah jam 3.
Padahal semalam baru kelar merebus empek-empek.
Yang lainnya, BELUUUMMMMM!


(Gak boleh pingsan!).
Langsung nyalain kompor, alaiyum gambreng, unyil jagaaaaaaa!
Eh, salah, maksudnya, nyalain kompor ke empat-empatnya,
dan langsung main sulap. Jreng jreng!

Ayam leg skin on dimarinade, masuk oven.
Beberapa jam kemudian akan jadi ayam bakar madu!
Ayam mince dicampur udang, ditaburi bumbu, didiamkan.

Cabe, bawang putih diulek dalam jumlah besar, lalu dibagi tiga:
untuk kuah empek2, kuah asinan dan bumbu dasar siomay, pyuh!

Bumbu basic dicampur ebi, asam dan terasi untuk kuah asinan buah.
Bumbu basic dicampur gula jawa, ebi, asam dan cuka untk kuah

Kalau tahun kemarin ada si Kakak yang setia membantu.
Tahun ini benar-benar mengandalkan kekuatan fisikku.
Uh, ngantuk!
Mana kemarin malam cuma tidur 4 jam, itupun gak jelas...

Jam 6 sore, sulapnya jadi nyata:
Siomay sudah mulai dikukus.
Kentang telur kol juga direbus-kukus.
Mie pelengkap empek2 ikut direbus.

Jam 9 malam.
Buah-buah selesai dipotong.
Disiram kuah, dibungkus-bungkus, masuk refrigerator!

Jam 11 malam.
Sempat-sempatnya menjenguk MP Mba Myra,
partner in crime esok hari, hihihihihi ^_^


Jam 12 malam.
Mulai masak nasi kuning.

Lalu checking:
Siomay dan pelengkap ---> checked!
Ayam bakar madu       ---> checked!
Empek2 dkk               ---> checked!
Asinan buah               ---> checked! dan sudah kucicipi, dua gelas besar! ^_^
Nasi kuning                ---> checked!
Buka MP                    ---> sedang, hihihihi :-p

Wish me luck for tomorrow everybody ^_^

PS.
Hiks, Sony ku sudah pensiun sejak Mba Tita dan Mba Ywed datang kesini, huhuhuhu.
Jadi reportasenya bakal garing banget niy!
Sekarang aja gak bisa menunjukkan hasil sulapnya, hiks...

Blog EntryIndofest is come back: Ngulek, kukus, goreng!Jun 7, '07 8:59 PM
for everyone


Sibuk, sibuk, sibuk.......!!!
Besok Sabtu insyaAllah aku akan berpartisipasi lagi
jualan makanan di Indofest 2007, Nottingham.

Cerita seru bin heboh Indofest tahun kemarin
sila diintip di SANA ya.

Padahal besok aku juga masih ada meeting dengan supervisor tersayang.
Apa daya malam ini kudu mulai mencicil.

Pergi ke Continental Shop.
Beli ikan mackarel dan teman-teman.
Sampai rumah segera berjibaku di dapur mungil.

Ikan dicuci, dicincang, dan harus diulek
(alamak, blenderku rusak, whuaaaaaaaaa!)

Tepung kanji dimasak jadi lilin
dicampur telur diaduk dengan ikan ulek
(hihihihihihi, resep yang aneh bukan?)

Sibuk sibuk sibuk...!
Turun ke basement,
ambil aneka box plastik
sendok, garpu dan tissue

Sambil meremas-remas si adonan,
otakku menyusun daftar menu olahan besok:
Empek-empek, siomay,
nasi kuning, ayam bakar madu
plus yang seger: asinan buah!

Duh duh duh!
Baru selesai merebus 30 buah empek-empek
mataku sudah semakin memberat
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz...

(dalam mimpi empek-empekku sudah jadi!).


PS.
MP-ers UK, kita kopdar sambil makan-makan yuk di Indofest 2007.
See you all in Nottingham ^_^

Blog EntryMy weekend: Kopdar dan kopdar!May 1, '07 7:57 PM
for everyone

Weekend 21-22 April kemarin aku sibuuuuuuuuuk banget. Gak sempat deh bikin entri tentang hari Kartini, padahal sudah diniatkan mau nulis khusus tentang itu. Aku punya kesan dan kegeregetan tersendiri terkait perayaan Kartini, tapi sayang gak sempat. Walau Alhamdulillah tetap ingat untuk mengirimkan al Fatihah untuk beliau.

Tanggal 21 itu aku dipercaya lagi menerima catering dua kali makan *lunch and dinner* untuk 40 orang dalam acara Rapat Kerja PPI UK dan cabang yang juga dihadiri oleh Dubes DR. Marti Natalegawa.

Sayang karena aku berjibaku habis-habisan di dapur, terpaksa gak ketemuan sama pak Marty deh kali ini.

Saking sibuknya, aku sampai-sampai gak sempat lagi mendokumentasikan masakannya, huhuhu T_T Kebayang kan masak dua kali untuk 40 orang dalam waktu yang berdekatan. Ditambah panitia mintanya prasmanan lagi. Wah, suasananya riuh rendah di dapur mungilku. Untungnya Ibunda Sapto dan Fely bisa membantu disaat-saat paling genting. Terima kasih banyak ya ^_^

Malamnya, ternyata Sekretaris Jenderal PPI UK Izzul Haq dan ketua PPI Nottingham Amika Wardhana malah mau nginap di rumah.
Whoaaaaaaaa, aku panik dong! Tamuku mau dijamu apa? Dududu... soalnya semua masakan diangkut semua ke Leeds University. Untung akhirnya masih nemu ayam berbumbu siap pakai dalam kulkas. Pyuuuuuuuuh!

Amika ini bukan orang baru buatku. Dia adik kelasku di pesantren dulu dan kita dipertemukan lagi karena sama-sama sedang kuliah disini.
Jadinya semalaman kita catched up kabar masing-masing plus pergosipan dan isu-isu di komunitas kami di Jogja dan Jakarta sampai jam 1 malam, padahal mataku sudah lima watt ^_^

Nah, tanggal 22 paginya aku ngantar si adik ke train station dong! Si Micko gak mau naik bus, jadi sambil jalan kabar-kabari nya disambung lagi. Hasilnya: berjalan sekitar 8 kilo gak terasa sama sekali. Jantungku sehat deh!

Ternyata oh ternyata, sang istri yang sudah ketemu sama aku sehari sebelumnya dan memutuskan nginap di Bradford di tempat Mba Yeyen *wartawati Republika yang sedang kuliah dengan beasiswa Chevening di Bradford* pagi itu malah diantar kembali ke Leeds sama Mba Yeyen nya sendiri.

Hasilnya bisa ditebak, tiga cewek asik ber haha hihi lagi, walau sayangnya harus dihentikan karena train nya Amika dan Nora akan segera berangkat.
"Bye bye adek, take care and see you soon."

Setelah Amika dan istri menghilang dari pandangan, aku dan Mba Yeyen sepakat keliling-keliling city center, photo-photo di beberapa sudut yang kuanggap menarik.

Kita gak bisa khusyu' photo-photonya, soalnya Mba Yeyen janjian mo 'menjenguk' Sunday Market aka. carboat sale nya Leeds dengan anak Chevening lainnya, Mas Munif.

Nah, buat teman-teman yang mo liat tampang tamu-tamuku *yang juga MP-ers* kemarin dan kota Leeds itu sendiri seperti apa, silahkan dijenguk di SINI ya ^_^

Sssssssssssst! Weekend nanti aku insyaAllah akan jadi nyonya rumah lagi buat dua MP-ers dari Indonesia. Kopdaaaaaaaaaaar antar dua benua!!! Asiiiiiiiiiik ^_^

Rencananya kita bakal jumpa darat di Manchester Sabtu tanggal 5 May dan Minggu nya beliau-beliau bakal kuajak menjenguk kota tua: York yang eksotik!

Bocoran siapa mereka? Satu orang MP-er Jogja yang bekerja sebagai antropolog dan satunya lagi MP-er Jakarta. Guess who are they??? *sambil kedip-kedip genit* ^_^


Photo AlbumIndogames 2006 (28 photos)Jun 14, '06 1:16 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Semuanya bermula dari flyer menarik dibawah ini, dan berangkatlah kami serombongan warga Leeds ber 29 orang dalam 1 bus besar.

INDONESIAN FESTIVAL 2006
**Sebelumnya dikenal dengan nama PulKumpul**

Kepada seluruh Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Indonesia di Inggris
Raya.

Untuk kelima kalinya, Perhimpunan Pelajar Indonesia UK (PPI-UK)
bekerjasama dengan KBRI UK akan menyelenggarakan acara PulKumpul yang sekarang diubah namanya jadi INDONESIAN FESTIVAL 2006, sebagai ajang masyarakat Indonesia di Inggris Raya untuk bersilaturahmi dan meningkatkan kepedulian kepada negeri kita tercinta.

Pada Summer tahun ini, INDONESIAN FESTIVAL 2006 akan dikemas dengan pertandingan Olah Raga INDOGAMES, GELAR BUDAYA, dan PESTA RAKYAT, yang merupakan hasil kerjasama antara PPI Nottingham/IndoNottS/IndoSoc Nottingham University, PPI London, dan PPI Oxford, didukung oleh PPI UK dan KBRI.

Acara ini akan diselenggarakan di:
Sports Centre dan The Downs University of Nottingham
Hari dan Tanggal: Sabtu, 10 Juni 2006
Waktu : 08:00 – 17:30

Jadwal acara:
Sports Centre, University of Nottingham
08:00 – 09:00 Registrasi dan Pendaftaran Indogames
09:00 – 09:15 Pembukaan oleh Bp. Duta Besar Republik Indonesia atau yang mewakili.
09:15 – 09:30 Briefing Indogames
09:30 – 13:30 Pelaksanaan Indogames

The Downs, University of Nottingham
13:30 - 17:30 Jajanan dan souvenir khas Indonesia
13:30 - 15:15 Cultural Show
15:15 - 17:00 Pesta Rakyat
17:00 - 17:30 Penutupan

Kami mengundang Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Indonesia di
Inggris Raya untuk bersilaturahmi, ikut berpartisipasi dalam acara2 yang
ada, dan menonton serta meramaikan acara sambil menikmati hidangan2 khas Indonesia yang dijual di kios2 pesta rakyat.

Dan sekarang versiku yaaaaah :-)
Here the story goes:


Sepertinya warga Indonesia dimanapun berada, memang suka kumpul-kumpul ya. Kali ini warga Indonesia se UK tumplek-blek di Nottingham.
Ketemuan untuk bertanding olahraga antar kota, lalu disambung dengan menikmati jajanan khas Indonesia sambil menikmati panggung rakyat.

Acara ini memang rutin diadakan oleh PPI UK, makanya kebayang kan ramenya karena seluruh warga Indonesia di UK menunggunya!

Kalo tahun kemarin aku cuma jadi penikmat acara dan supporter tim Leeds, kali ini dengan bantuan suami aku ikutan jualan. Hehehehehe…. PD sejuta deh! Gara-garanya tahun kemarin aku ke Nottingham salah satunya pingin beli Empek-Empek, eeeeeh… nyampe sana kecewa berat karena Empek-Empeknya abiiiiiiiiis, huhuhuhuhu…

Ya udah! Dengan nekat bin gila, kurang sehari acara aku baru belanja jam tiga siang! Pulangnya langsung bertempur di dapur mulai jam 4 sore sampai jam 4 pagi! Edan ya, jam segitu baru selesai semuanya. Salahku juga siy, bukannya dicicil. Huhuhuhu…, parahnya lagi, ditengah-tengah menggoreng si Mpek-Mpek, tangan kananku terkena letusan minyak yang cukup banyak, akhirnya melepuh dan bengkak :-( Pokoknya malam itu heboh dan panik. Suami sampai turun tangan akhirnya, makasih ya kakanda sayang.

Tidurku pun cuma satu jam setelah packing si Mpek-Mpek dan Nasi Kuning. Jadinya siy gak banyak, cuma 46 kotak. Rencananya akan dihargai 3 pounds sekotaknya, sambil melihat-lihat harga pesaing di lapangan. Banyak loh yang jualan. Total ada 21 stall makanan.

Alamaaaaaaaaak, ternyata kami berdua bangun jam 6! Padahal harus sudah sampai Parkinson steps nya Leeds university jam 6.30. Akhirnya pagi itu penuh dengan keriuhan yang kami cipta berdua. Huhuhuhu, agak telat 20 menit sampai lokasi. Maaf ya Mas Ketua. Tengsin abiiiiiiiis, karena warga Leeds udah duduk manis dalam bus, sementara kami telat!

Sampai Nottingham, aku gak langsung menuju stall ku, e*h, ini gak gratis loh, aku nyewa seharga 20 pounds* soalnya aku berniat jadi supporter dulu, sebelum acara jualan dimulai. Kata panitia siy bakalan start jam 11 siang. Ya udah, aku sempat menikmati Basket, Futsal, kaya sepak bola peraturan mainnya, tapi luas lapangannya cuma setengah lapangan bola.

Lama-lama gak tahan nonton bolanya, karena cuaca semakin terik gak karu-karuan! Duh, summer yang sangat panas! 28 derajat celcius bo!!! Akhirnya jam 11 aku beranjak menuju lapangan luas tempat stall didirikan. Aku memilih mejaku, dan jreeeeeeeeeeeng!!! Langsung mati gaya begitu ngeliat tenda-tenda disekelilingku! Huhuhuhuhu, mereka semua professional abiiiiiiiiiiiiz! Pada bawa kompor gas ‘yang di peraturan panitia justru gak dibolehkan, Cuma boleh bawa yang listrik’, penataan yang aduhai dan wangi masakan yang melambai kemana-mana.

Sementara aku, huhuhuhu, Mpek-Mpek dan Nasi Kuning ku cuma dikotakin pake box plastik bening! Laku gak yaaaaaaaa…??? Ah… bismillah ajalah…!!!

Sempat disuruh panitia pindah stall, tapi aku keukeh mau disitu. First come first serve dong fikirku! Lagian panitia juga yang bilang waktu aku sampai di lokasi, dibolehkan milih meja mana ajah! Eeeeee..., giliran aye udah nyaman disini, kok disuruh pindah hanya gara-gara ada peserta lain yang datang bareng-bareng dan gak mau pisah meja. Ogah ah, ini hak aye dong, sama-sama bayar ini.

Pukul 12 mulai deeeeeeeh jualan… Eng ing eng! Tetangga kiri kananku ternyata adalah Mba Dina dan Mba Neli yang jualan juga setahun lalu dan akulah pembeli mereka yang paling setia waktu itu. Gimana aku gak bolak balik stand mereka, wong mereka jual bakso plus pangsit cuma 1 pound. Porsi mungil siy, tapi asik kan… bisa bolak balik beli.

Ya udah, kita kompak hahahihi selama jualan. Walo aku sempet minder-minder gimana gituh! Jualan mereka banyak pisan. Ada sate, bakso, siomay, kupat tahu, rujak kuah, rujak serut, nasi goreng ikan asin dstnya. Sementara aku, huhuhu… Cuma si Mpek-Mpek dan Nasi Kuning. Mejaku jadi terlihat sangat besar dan luas.

Alhamdulillah, satu persatu pembeli datang. Calon pembeli tengok kiri tengok kanan dulu, sampai akhirnya memutuskan membeli Mpek-Mpek ku. Hebaaaaaaat *muji diri sendiri, maaf pembaca* dalam hitungan 120 menit, Mpek-Mpek dan Nasi Kuning ludes tak bersisa, Alhamdulillah… Siapa sangka, padahal akunya minder setengah mati!!! Ternyata malah yang sudah membeli dan menikmati langsung Mpek-Mpek di lokasi, langsung balik lagi dan bilang, “Bungkuuuuuuuus, 4 kotak ya…” wahahahaha, bahagia banget dah aye :-)

Karena daganganku hampir-hampir abis *cuma tersisa 10 kotak kalo gak salah*, aku tawarkan mejaku untuk meletakkan dagangannya Mba Dina dan Mba Neli yang gabung cuma dalam 1 meja. Kebayang kan sempitnya meja mereka. Jadi, boleh dibilang, di menit-menit akhir daganganku bersanding dengan dagangan mereka di mejaku, tapi Allah itu ya adil banget ternyata Kok ya aneh, daganganku yang habis duluan dibanding teman-teman.

Alhamdulillah…, balik modal deh aye! Hmmm, pelajaran berharga yang kuambil selama acara jualan makanan itu:

1. Kualitas rasa dan harga yang proporsional adalah utama
2. Kita gak akan pernah tau kita bisa menjual sesuatu apa enggak dengan format stall tanpa kita sendiri mencoba. Maksudnya, yang namanya rizki itu gak akan kemana deh!
3. Allah Maha Adil. Setiap hambaNya yang berusaha, akan disaksikan dan dihitungNya. Ada nilai proses yang dihargaiNya, insyaAllah.
4. Jualan itu musti aktif, jangan diam thok ketika calon konsumen mendekat. Tawarkan secara persuasive, manis dan hangat, plus jangan bohong. Gak pedas ngaku pedas gara-gara konsumen kepinginnya itu. Yang ada, orang kan jadi kapok ke stall kita. Mulut itu iklan berjalan, Bung!!!

Tahun depan pingin ikutan lagi aaaaaaaaaaah. Udah PD soalnya, huehihihihi…

O iya, Leeds akhirnya memboyong juara tiga bola basket dan juara dua Futsal. Suami senang banget, soalnya dia main di Futsal. Selamat ya suami… Aku buatin 100 Mpek-Mpek deh kamu Yang *mabok dah doi*

Bonus cerita photo:
Aye dipaksa maju sama panitia buat ikutan kuis booooooooo! Padahal aku paling anti disuruh maju buat kuis-kuisan, soalnya takut disuruh joget ato yang sejenis. Bisa mati berdiri aku!!!
Karena aku gak mau kedepan, panitia membuat yel-yel supaya aku maju kedepan. Eeeeeeeeeh, lama-lama teman-teman pedagang pada manggil aku juga buat kedepan, dipimpin suami pula yel-yelnya.
Alamaaaaaaak! Mau gak mau aku akhirnya maju daripada tengsin kan!

Dengan perkasa kedepan ajah, deg-degan menunggu kek apa siy jenis kuisnya????

Wahahahaha.... *ketawa dulu ye* ternyata kuisnya adalah memperkirakan berat buah yang telah dipaket-paket. Jadi, masing-masing buah diedarkan ke kita, lalu kita disuruh menebak beratnya. Siapa yang tebakannya mendekati berat asli, dialah pemenangnya.
Aye sukses menebak berat buah melon lho, dapat tiga biji melon dah! :-)


Photo AlbumNew Indonesian Ambassador visit! (20 photos)Jun 14, '06 5:40 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Tanggal 27 May aku dikontak ketua PPI Leeds untuk membantu menyiapkan masakan karena kami akan kedatangan Duta Besar Indonesia yang baru, Bapak DR. MARTY NATALEGAWA M.Phil tanggal 31 May 2006. Mas ketua bilang, aku sanggup gak nyiapin menu untuk sekitar 60 an orang. Hoaaaaaa… tertegun sesaat, lalu mikir kalo aku bisa minta bantuan ibu-ibu yang lain. Hayo aja deh Mas!

Tinggal pusing mikirin menu, belanjanya dan yang utama masak-masaknya. Kurang dua hari acara aku ambil keputusan menu utamanya Sup Buntut plus Ayam Goreng Mentega aja. Sisanya kulempar ke milist PPI Leeds, teman-teman yang lain ada yang bisa Bantu aku masak yang lainnya? Akhirnya Bu Rina bersedia masakin nasi plus pudding2an, Bu Lily nambahin nasi, Bu Rini bikinin Rujak Serut, Bu Imbang bersedia masak Mie Goreng, Sambal Tomat dan Lalapannya. Hhhh, terkurangi sudah bebanku ‘smile dong akunya’

Tepat pukul 17.00 hari itu, acara dimulai. Ketua sendiri gak banyak sambutannya, langsung aja to the point menyerahkan acara ke Pak Marty. Nah, Pak Marty ini yang mengisi acara kurang lebih sekitar 1 jam-an dengan isi pembicaraan yang menurutku cukup berbobot dan mencerahkan. Dia masih muda, lulusan Cambridge pula! Sudah ke Inggris sejak umur 14 tahun karena dapat beasiswa, hebat ya!

Inti diskusi kita kemarin, beliau menginginkan Indonesia yang lebih transparan ditengah arus demokrasi yang semakin menguat, walau masih mencari-cari bentuk yang ideal. Langkah kecil tapi besar menurutku, dia mengembalikan uang masuk yang dikelola oleh Wisma Merdeka di London langsung ke negara (kantor Jakarta) agar terjaganya KBRI London dari money interest. Langkah nyata dan strategis lainnya yang dibuat Pak Marty semenjak terpilih, dia sukses meyakinkan Tony Blair untuk datang ke Indonesia, walau semula Indonesia tidak termasuk dalam daftar kunjungan si Perdana Menteri itu, karena dia hanya berkepentingan untuk datang ke Australia. Menurut Pak Marty, ada dua alasan kenapa Indonesia wajib diperhitungkan oleh pemerintah Inggris dan negara-negara Eropa lainnya:

1. Indonesia adalah negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia.

2. Indonesia dinyatakan oleh Amerika sendiri sebagai negara paling demokratis ketiga di dunia, karena sukses menjalankan pemilu terakhir dengan damai.


Menurut Pak Marty, beliau gak mau hubungan Indonesia Inggris begitu-begitu ajah, tenang dan tak ada masalah, tapi juga tidak ada hubungan bilateral yang lebih baik. Misalnya, meningkatnya hubungan kerja sama internasional, investasi dana dst.

Hmm, ada banyak diskusi menarik yang berkembang setelah pernyataan itu beliau keluarkan. Ntar aje ye aye tulisnya.

Selesai diskusi, makan-makan dong! Alhamdulillah semua suka masakan kita. Sup Buntut dan Ayam Goreng Mentega nya juga ludes-des gak bersisa. Kamu mau? Main sini dunk, entar kumasakin deh :-)

O iya, karena kesalahan upload, photo sambungannya ada di SINI ya


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help